CT Minta Semua Pihak Hormati Apapun Putusan MK
Rabu, 20 Agustus 2014 - 17:53 WIB
CT Minta Semua Pihak Hormati Apapun Putusan MK
A
A
A
JAKARTA - Rencana Mahkamah Konstitusi (MK) membacakan amar putusan atas sengketa hasil Pilpres 2014 menjadi perhatian masyarakat luas. Meski baru diumumkan besok, sejak hari ini sudah terjadi demo untuk menuntut keadilan hasil rekapitulasi tersebut.
Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) berpesan bahwa keputusan MK adalah final dan mengikat. Oleh sebab itu, seluruh masyarakat harus menghormati putusan MK tersebut.
"Satu adalah tunggu keputusan MK yang akan dibuat, apapun keputusan MK apakah itu point a, b atau c itu bersifatnya final dan mengikat. Siapapun calon nomor 1, 2 apakah pemerintah dan masyarakat mengikuti keputusan dibuat oleh MK," tutur dia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (20/8/2014).
Lebih lanjut, dia mengatakan, setelah putusan MK keluar, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) rencananya akan menyampaikan komentarnya. Dia juga menyampaikan agar pelaku pasar dan masyarakat memahami langkah ini, sebab ini tidak akan berpengaruh terhadap perekonomian.
"Enggak ada apa-apa, enggak akan ada sesuatu yang ini besok akan jadi penumpukan masa di MK. Itu hal yang biasa tapi Polri udah mengantisipasinya, TNI juga sudah melakukan langkah. Aparat TNI juga sudah menempatkan personil tidak di MK saja, tapi sentra ekonomi untuk menjaga hal-hal yang enggak diinginkan," tandasnya.
Menanggapi hal itu, Menteri Koordinator (Menko) bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) berpesan bahwa keputusan MK adalah final dan mengikat. Oleh sebab itu, seluruh masyarakat harus menghormati putusan MK tersebut.
"Satu adalah tunggu keputusan MK yang akan dibuat, apapun keputusan MK apakah itu point a, b atau c itu bersifatnya final dan mengikat. Siapapun calon nomor 1, 2 apakah pemerintah dan masyarakat mengikuti keputusan dibuat oleh MK," tutur dia di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Rabu (20/8/2014).
Lebih lanjut, dia mengatakan, setelah putusan MK keluar, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) rencananya akan menyampaikan komentarnya. Dia juga menyampaikan agar pelaku pasar dan masyarakat memahami langkah ini, sebab ini tidak akan berpengaruh terhadap perekonomian.
"Enggak ada apa-apa, enggak akan ada sesuatu yang ini besok akan jadi penumpukan masa di MK. Itu hal yang biasa tapi Polri udah mengantisipasinya, TNI juga sudah melakukan langkah. Aparat TNI juga sudah menempatkan personil tidak di MK saja, tapi sentra ekonomi untuk menjaga hal-hal yang enggak diinginkan," tandasnya.
(kri)