Mega Absen ke Istana, Ini Kata Jokowi dan Pramono
Minggu, 17 Agustus 2014 - 15:13 WIB
Mega Absen ke Istana, Ini Kata Jokowi dan Pramono
A
A
A
JAKARTA - Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri tidak terlihat di Istana Negara saat perayaan HUT RI ke-69 di Istana Merdeka. Ini merupakan yang kesekian kalinya Ketua Umum PDIP itu tak hadir.
Disinggung soal ketidakhadiran Megawati, Capres PDIP Joko Widodo (Jokowi) pun tidak merinci apa yang menjadi penyebab ketidak hadiran ketua umum PDIP itu.
"Cuma kayak gitu masa tanya saya," kata Jokowi usai perayaan HUT RI ke-69 di Istana Negara, Jakarta, Minggu (17/8/2014).
Sementara, Wakil Ketua DPR yang juga mantan Sekjen PDIP Pramono Anung juga tidak mau menanggapi banyak mengenai ketidakhadiran Mega tersebut.
"Nanti akan datang tahun depan," sembari tertawa dan berjalan meninggalkan wartawan.
Seperti diketahui, hari ini perayaan HUT RI ke 69 di Istana merdeka dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono dan istrinya Herawati Boediono.
Selain itu hadir juga politikus senior PDIP Sidarto Danusubroto, mantan Menko Hatta Rajasa, Ketua MA Hatta Ali, Ketua MK Hamdan Zoelva dan sejumlah petinggi negara lainnya.
Disinggung soal ketidakhadiran Megawati, Capres PDIP Joko Widodo (Jokowi) pun tidak merinci apa yang menjadi penyebab ketidak hadiran ketua umum PDIP itu.
"Cuma kayak gitu masa tanya saya," kata Jokowi usai perayaan HUT RI ke-69 di Istana Negara, Jakarta, Minggu (17/8/2014).
Sementara, Wakil Ketua DPR yang juga mantan Sekjen PDIP Pramono Anung juga tidak mau menanggapi banyak mengenai ketidakhadiran Mega tersebut.
"Nanti akan datang tahun depan," sembari tertawa dan berjalan meninggalkan wartawan.
Seperti diketahui, hari ini perayaan HUT RI ke 69 di Istana merdeka dihadiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Ibu Negara Ani Yudhoyono, Wakil Presiden Boediono dan istrinya Herawati Boediono.
Selain itu hadir juga politikus senior PDIP Sidarto Danusubroto, mantan Menko Hatta Rajasa, Ketua MA Hatta Ali, Ketua MK Hamdan Zoelva dan sejumlah petinggi negara lainnya.
(kri)