Kecurangan Pilpres Diibaratkan Menenggak Minuman Keras

Minggu, 17 Agustus 2014 - 08:46 WIB
Kecurangan Pilpres Diibaratkan...
Kecurangan Pilpres Diibaratkan Menenggak Minuman Keras
A A A
JAKARTA - Mahkamah Konstitusi (MK) akan memutus perkara sengketa hasil Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) pada 21 Agustus mendatang.

Dalam memutus perkara tersebut, majelis hakim diharapkan memandang kecurangan pilpres sebagai pelanggaran atas prinsip pemilu yakni nilai kejujuran dan keadilan.

Pengamat Politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Iswandi Syahputra menilai kecil atau besar suara hasil kecurangan sudah memenuhi syarat untuk digelarnya pemungutan suara ulang.

"Kecil atau besar, satu suara karena curang menjadi syarat untuk menggelar pemungutan ulang di TPS yang bermasalah, " kata Iswandi kepada Sindonews, Sabtu 16 Agustus 2014.

Dia mengibaratkan kecurangan dalam pilpres seperti meminum khamar atau minuman keras. "Meminum sedikit atau banyak, sama dosanya," tandasnya.

Iswandi mengharapkan hakim melihat kecurangan sebagai sesuatu pelanggaran prinsip pemilu yang mengutamakan nilai kejujuran dan keadilan. "Jadi bukan soal angka-angka," katanya.

Dia pun yakin latar belakang Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menggugat hasil pilpres ke MK karena didorong keinginan untuk membuktikan adanya praktik kecurangan.

"Bukan soal besar kecil suara karena kecurangan, tapi membuktikan ada kecurangan di pilpres. Kecurangan di satu TPS saja sudah cukup untuk membuktikan itu," tuturnya.

Dia menilai apapun putusan MK tentu memiliki konsekuensi. Sulit bagi MK untuk tidak juga mempertimbangkan dimensi politik.

"Prediksi saya MK memerintahkan pencoblosan ulang di TPS yang bermasalah," tutur Iswandi.
(dam)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Menyambut Modi, Mengingat...
Menyambut Modi, Mengingat Janji Pluralisme India
Pengadaan Gembok Lapas...
Pengadaan Gembok Lapas Rp92,5 M, Ditjenpas: Bukan Gembok Biasa dan Dirancang Khusus
PM India Akan ke Indonesia...
PM India Akan ke Indonesia Bertemu Prabowo, Bahas Ketahanan Pangan hingga Pertahanan
FSP BUMN Bersatu Sebut...
FSP BUMN Bersatu Sebut Gelombang PHK Cerminkan Persoalan Struktural Ekonomi Nasional
BMKG: 48,9% Wilayah...
BMKG: 48,9% Wilayah Indonesia Masuk Musim Kemarau, Puncaknya Juli-September 2026
Retorika Visual Diplomasi...
Retorika Visual Diplomasi Prabowo dan Lukashenko
Infografis
Donald Trump: Kamala...
Donald Trump: Kamala Harris Menang Pilpres AS, Israel akan Lenyap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved