Pansus Pilpres Akan Digulirkan di Sidang Paripurna

Rabu, 13 Agustus 2014 - 18:48 WIB
Pansus Pilpres Akan...
Pansus Pilpres Akan Digulirkan di Sidang Paripurna
A A A
JAKARTA - Perjuangan Koalisi Merah Putih dalam menegakkan kebenaran di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, ditempuh dalam berbagai cara.

Selain menggunakan jalur hukum dengan mengajukan gugatan sengketa hasil pilpres ke Mahkamah Konstitusi (MK), kubu Prabowo-Hatta akan menggulirkan rencana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Pilpres.

Rencananya pembentukan Pansus Pilpres ini akan dilakukan pada rapat Paripurna DPR RI, pada Jumat 15 Agustus 2014.

Hal tersebut seperti diungkapkan oleh Juru Bicara Tim Perjuangan Merah Putih Untuk Kebenaran dan Keadilan pendukung Prabowo-Hatta, Tantowi Yahya.

“Pansus Pilpres akan segera dibentuk pada sidang paripurna DPR pertama setelah sebelumnya DPR sempat melalui masa reses. Tim Koalisi Merah Putih telah melakukan koordinasi terkait dengan pembentukan Pansus tersebut," kata Tantowi melalui pers rilis yang diterima Sindonews, Rabu (13/8/2014).

Tantowi mengatakan, dibentuknya Pansus Pilpres bertujuan untuk melakukan investigasi terhadap masalah yang terjadi dalam penyelenggaraan pilpres.

“Pansus ini adalah salah satu instrumen untuk melakukan investigasi dan pendalaman terhadap masalah kecurangan yang terjadi dalam penyelenggaraan pilpres. Saya rasa hal tersebut tak perlu dipermasalahkan," ucapnya.

Dalam keterangan tersebut, olitisi Partai Golkar itu juga menegaskan, bahwa dibentuknya Pansus Pilpres bukan bertujuan untuk memenangkan salah satu pihak yang bertarung dalam pilpres.

"Namun pansus ini bertujuan untuk mewujudkan proses demokrasi di Indonesia yang lebih baik," kata dia.

“Kami sejak awal telah menyatakan siap menang atau kalah dengan proses penyelenggaraan yang demokratis, jujur dan adil. Adanya kecurangan dalam penyelenggaraan pilpres menunjukkan proses demokrasi telah dicederai," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Sambut Baik Kebijakan...
Sambut Baik Kebijakan BKN, Amos Simanjuntak: Kenaikan Pangkat ASN Berbasis Merit Perkuat Reformasi Birokrasi
Putusan Praperadilan...
Putusan Praperadilan Roy Suryo Jilid II Dibacakan 20 Juli
IUCN Lihat Menhut Paham...
IUCN Lihat Menhut Paham Akar Masalah Konservasi Gajah
UGM Dinilai Keliru Ajukan...
UGM Dinilai Keliru Ajukan Keberatan ke PTUN Jakarta, Bonjowi Hadirkan Saksi Ahli untuk Meluruskan
Menko PM: SDM Unggul...
Menko PM: SDM Unggul dan Teknologi Kunci Kemajuan Bangsa
KJRI Johor Bahru Bantu...
KJRI Johor Bahru Bantu Biayai Deportasi 90 PMI dari Malaysia ke Batam
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved