Rachma Sebut Mega Sedang Mantapkan Menjual Indonesia

Selasa, 12 Agustus 2014 - 21:38 WIB
Rachma Sebut Mega Sedang...
Rachma Sebut Mega Sedang Mantapkan Menjual Indonesia
A A A
JAKARTA - Kunjungan Ketua umum PDIP Megawati Soekarnoputri dan calon wakil presiden Jusuf Kalla (JK) ke Amerika Serikat (AS), dipersoalkan Putri Bung Karno, Rachmawati Soekarnoputri.

Rachmawati berpendapat, kunjungan Mega ke AS itu, untuk memantapkan dukungan negeri Paman Sam dan negara-negara pemodal lain kepada pemerintahan Joko Widodo (Jokowi)-Jusuf Kalla (JK).

"Dengan datangnya Mega ke Washington, konon katanya ketemu Presiden Obama. Saya kira tidak jauh membicarakan masalah kepentingan di dalam pilpres," ujar Rachmawati Soekarnoputri di kediamannya, Jalan Jatipadang Raya 54A, Jakarta Selatan, Selasa (12/8/2014).

Menurut mantan Ketua Dewan Pertimbangan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem itu, keunggulan pasangan Jokowi-JK dalam Pilpres 2014, tak lepas dari campur tangan pihak asing.

Dia mengatakan, banyak konsensi yang akan dibarter dengan dukungan asing, seperti dalam bidang politik dan perdagangan. Di antaranya, ujar dia, yakni perpanjangan kontrak PT Freeport dan penguasaan aset-aset negara oleh asing.

Pada akhirnya, lanjut dia, Papua akan dilepas, jika Jokowi-JK memimpin bangsa nanti. "Menjajaki penjualan Indonesia sudah dari awal dulu. Kalau sekarang ke sana (AS) untuk memantapkan," ucapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, intervensi asing terhadap Pilpres 2014 makin diperkuat dengan kedatangan senator AS John McCain ke Indonesia. "Untuk apa pihak asing bicara Pilpres kita," kata Rachmawati.

Nantinya, menurut dia, Amerika Serikat turut menentukan siapa saja yang bakal menduduki jabatan strategis di pemerintahan dalam grand design memenangkan pasangan Jokowi-JK di Pilpres 2014.

"Penjualan negara, bukan hanya Freeport saja. Itu hanya contoh dari grand design mereka. Intinya negara ini dipecah-pecah menjadi negara federal," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Gibran Respons Kemungkinan...
Gibran Respons Kemungkinan Jokowi Jadi Ketua Tim Transisi Pemerintahan
Pengamat: Jokowi Perlu...
Pengamat: Jokowi Perlu Berikan Prabowo Ruang Bentuk Tim Transisi
Tim Transisi Pramono...
Tim Transisi Pramono Anung-Rano Karno Minta Pandangan Jokowi, Untuk Apa?
Profil dan Riwayat Pendidikan...
Profil dan Riwayat Pendidikan Ima Mahdiah, Ketua Tim Transisi Pram-Doel
Pramono-Doel Bakal Pangkas...
Pramono-Doel Bakal Pangkas Hari Kerja di Jakarta
Pramono-Rano Segera...
Pramono-Rano Segera Bentuk Tim Transisi
Berita Terkini
TNI AD Bentuk Tim Investigasi...
TNI AD Bentuk Tim Investigasi Usut Ledakan Gudang Amunisi di Madiun
1 Prajurit Tewas dan...
1 Prajurit Tewas dan 6 Orang Terluka Akibat Ledakan Gudang Amunisi TNI AD di Madiun
Refly Harun Optimistis...
Refly Harun Optimistis Hakim Kabulkan Praperadilan Roy Suryo Jilid II
Tok! SK PPP Jabar Sah...
Tok! SK PPP Jabar Sah meski Penggugat Hadirkan Taj Yasin sebagai Saksi Kunci
Ungkap Banyak Kejanggalan,...
Ungkap Banyak Kejanggalan, Munarman Minta KY dan MA Awasi Sidang Banding MNC Asia Vs CMNP
Canda Bahlil ke Nusron...
Canda Bahlil ke Nusron Wahid Berkacamata Hitam, Sedih Inggris Kalah vs Argentina
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved