Pakar Kesehatan Kritik Program Jokowi

Sabtu, 09 Agustus 2014 - 01:50 WIB
Pakar Kesehatan Kritik...
Pakar Kesehatan Kritik Program Jokowi
A A A
JAKARTA - Konsep Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang menjadi program kerja pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden Joko Widodo-Jusuf Kalla dinilai bukan solusi yang
baik dalam menuntaskan masalah kesehatan.

Pakar Kesehatan Dr Kartono Muhammad menyebut KIS sekadar menarik simpati rakyat kecil. Jokowi dinilainya tidak memikirkan secara matang program ini.

"Secara konsep baik, menarik simpati rakyat kecil, karena dianggap pengobatan gratis itu baik. Tapi itu bukan penyelesaian masalah kesehatan. Masalah kesehatan bukan hanya pengobatan tapi juga bagaimana pencegahan dan rakyat hidup dengan sehat," ujar Kartono saat ditemui dalam diskusi Usulan Kriteria Menteri Kesehatan Versi Masyarakat Sipil di Kantor Indonesia Corruption Watch (ICW) Kalibata Timur, Jakarta Selatan, Jumat 8 Agustus 2014.

Menurut dia, Jokowi harus lebih memikirkan efek ke depan program KIS. Seperti halnya anggaran biaya maupun sarana yang akan menunjang program tersebut.

"Bukan sekadar berapa rakyat yang bisa berobat, tapi berapa banyak anggaran untuk itu semua, berapa sarana yang harus disiapkan. Memangnya itu tidak bayar? Tidak sesederhana itu. Jokowi harus mengoreksi kembali program KIS," tutur mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ini.

Menurut dia, Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan lebih baik dibandingkan program KIS. Namun, kenyataannya BPJS saat ini belum berjalan baik.
Kartono menilai jika BPJS berjalan baik, program KIS tidak diperlukan lagi.

"Filosofinya BPJS sudah baik, namun pelaksanaannya masih kurang berjalan baik. BPJS saat ini masih sebatas juru bayar, padahal BPJS memiliki pencegahaan yakni preventif dan promotif. Ini masih menimbulkan permasalahan dan protes. Tapi kalau BPJS dijalankan dengan baik tidak perlu lagi adanya KIS," ungkapnya.
(dam)
Berita Terkait
Saleh Husin: Kerukunan...
Saleh Husin: Kerukunan Warga Dapat dan Olahraga juga Dapat
Buka Cabang di GDC,...
Buka Cabang di GDC, Satu Dental Ingin Kesehatan Gigi Masyarakat Terjaga
Fenomena Bocah Disunat...
Fenomena Bocah Disunat Jin, Begini Penjelasan Ketua IDI Tangsel
Kondisi Kesehatan Dinilai...
Kondisi Kesehatan Dinilai Sangat Mempengaruhi Kualitas Fokus Otak
Menjaga Kesehatan Masyarakat...
Menjaga Kesehatan Masyarakat Indonesia
Derita Kanker Stadium...
Derita Kanker Stadium 3, Bocah 7 Tahun Warga Tangsel Ini Butuh Biaya
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
8 Menteri Era Jokowi...
8 Menteri Era Jokowi yang Terjerat Kasus Korupsi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved