Punya Bukti Kecurangan, Pansus Pilpres Tak Sekadar Ambisi Politik

Kamis, 07 Agustus 2014 - 21:31 WIB
Punya Bukti Kecurangan,...
Punya Bukti Kecurangan, Pansus Pilpres Tak Sekadar Ambisi Politik
A A A
JAKARTA - Ide pembentukkan Panitia Khusus Pemilihan Presiden (Pansus Pilpres) yang digulirkan oleh Koalisi Merah Putih di parlemen bukan hanya sekadar nafsu politik saja.

Namun juga memiliki dasar yang kuat yakni, bukti-bukti bahwa penyelenggara pemilu atau Komisi Pemilihan Umum (KPU) tengah bertindak tidak profesional dalam penyelenggaraan pemil serta, bukti-bukti kecurangan lainnya.

"Sejak awal niat kami buat Pansus memang bukan hanya kepentingan Prabowo-Hatta, tapi juga demi tegaknya demokrasi di Indonesia yang nyatanya tidak kita lihat dalam pilpres," ujar Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jazuli Juwaini ketika dihubungi KORAN SINDO di Jakarta, Kamis (7/8/2014).

Jazuli mengatakan, pihaknya sudah memiliki cukup bukti bahwa telah terjadi kecurangan yang masif dalam pilpres, serta penyelenggara pemilu yakni KPU telah bertindak tidak profesional dalam menyelenggarakan pemilu.

Jadi, jelas bahwa usulan fraksi yang masuk ke dalam Koalisi Merah Putih bukan lah sekedar tindakan responsive karena dinyatakan kalah dalam pilpres.

"Loh, nyatanya kita punya bukti-bukti kecurangan itu. Coba lihat saja contoh kecil di rekapitulasi kemarin, keberatan kami tidak diakomodir sama sekali," jelas Anggota Komisi II itu.

Menurut Jazuli, dalam pilpres kemarin telah terjadi kejahatan demokrasi berupa kecurangan dan pelanggaran pemilu yang masif. Bagaimana kelanjutan demokrasi di Indonesia jika hal-hal seperti ini dibiarkan, bahkan dianggap remeh.

"Harus ada tindakan tegas dan konkrit atas hal-hal yang keluar dari track atau jalurnya," ujar Anggota DPR daerah pemilihan (dapil) Banten III itu.

Oleh karena itu, lanjut Jazuli, pihaknya mendorong agar Pansus Pilpres ini harus segera direalisasikan. Karena, bukan hanya kali ini saja penyelenggaraan pemilu tidak sesuai dengan kaidahnya, tapi juga dalam pelaksaan pemilu legislatif (pileg).

"Jadi, kenapa dipermasalahkan soal Pansus ini. Kalau memang tidak ada kecurangan mari kita buktikan sama-sama," tandasnya.
(maf)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Menjaga Kampus Tetap...
Menjaga Kampus Tetap Relevan Tanpa Menjadi 'Pabrik'
Infografis
Skuad Timnas Inggris...
Skuad Timnas Inggris di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Liverpool
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved