PDIP Klaim Rumah Transisi Tak Dahului Putusan MK
Kamis, 07 Agustus 2014 - 15:30 WIB
PDIP Klaim Rumah Transisi Tak Dahului Putusan MK
A
A
A
JAKARTA - Politikus senior Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Pramono Anung menyebutkan, rumah transisi yang dibentuk Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), adalah hak dari presiden terpilih dan tidak mendahului keputusan Mahkamah Konstitusi (MK).
"Ya jika mengacu kepada sistem presidensial, ini kan merupakan kewenangan presiden terpilih. Sekarang ini presiden terpilih sedang menyusun kabinetnya," ujar Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (7/8/2014).
Wakil Ketua DPR itu mengatakan, justru keputusan MK yang sesuai jadwal akan diumumkan pada 21 Agustus mendatang, akan menjadi kekuatan bersama dibentuknya rumah aspirasi yang akan mengedepankan orang-orang yang kredibel, jujur dan bersih.
"Kalau nanti keputusan MK itu akan menjadi kekuatan bersama-sama dengan Pak JK serta ketua umum partai. Beliau sudah berjanji berulang kali bahwa akan mengedepankan orang-orang yang kredibel, baik, jujur, tidak mempunyai track record buruk dan beban masa lalu," ucapnya.
"Karena harapan yang tinggi dari publik, maka orang-orang yang akan dipercaya oleh Pak Jokowi untuk membantu beliau adalah orang-orang yang baik," imbuhnya.
"Ya jika mengacu kepada sistem presidensial, ini kan merupakan kewenangan presiden terpilih. Sekarang ini presiden terpilih sedang menyusun kabinetnya," ujar Pramono Anung di Gedung DPR, Senayan, Jakarta (7/8/2014).
Wakil Ketua DPR itu mengatakan, justru keputusan MK yang sesuai jadwal akan diumumkan pada 21 Agustus mendatang, akan menjadi kekuatan bersama dibentuknya rumah aspirasi yang akan mengedepankan orang-orang yang kredibel, jujur dan bersih.
"Kalau nanti keputusan MK itu akan menjadi kekuatan bersama-sama dengan Pak JK serta ketua umum partai. Beliau sudah berjanji berulang kali bahwa akan mengedepankan orang-orang yang kredibel, baik, jujur, tidak mempunyai track record buruk dan beban masa lalu," ucapnya.
"Karena harapan yang tinggi dari publik, maka orang-orang yang akan dipercaya oleh Pak Jokowi untuk membantu beliau adalah orang-orang yang baik," imbuhnya.
(maf)