KPU Tunda Buka Kotak Suara jika Berpotensi Konflik

Sabtu, 02 Agustus 2014 - 20:48 WIB
KPU Tunda Buka Kotak...
KPU Tunda Buka Kotak Suara jika Berpotensi Konflik
A A A
JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunda pembukaan kotak suara lanjutan di sejumlah daerah yang dapat berpotensi memunculkan konflik. Namun, KPU mempunyai upaya alternatif lain yang mengacu pada fakta dan hasil temuan proses pemungutan suara.

Komisioner KPU, Hadar Nafis Gumay menyesalkan sikap sejumlah kalangan berpandangan negatif atas kegiatan membuka kotak suara tersebut. Padahal KPU sendiri telah menghadirkan pengawas dan kepolisian dalam proses pembukaan kotak tersebut.

Selain itu, kata Hadar, pihaknya juga hanya mengambil sebagian berkas yang diperlukan selanjutnya dikembalikan ke tempat semula.

“Jadi kami ambil posisi, kalau di tingkat lokal resistensi penolakan tidak besar silakan jalankan (buka kotak suara), tapi kalau besar sebaiknya ditunda saja,” ucap Hadar Gumay saat ditemui di Jakarta, Sabtu (2/8/2014).

Hadar menambahkan, berdasarkan peraturan Mahkamah Konstitusi (MK) disebutkan bahwa KPU (sebagai pihak termohon) memang diperintahkan untuk mempersiapkan bukti yang cukup sebelum mengikuti jalannya persidangan.

“Kalau kami kemudian menunggu perintah dulu nanti malah tidak akan cukup waktu, karena jumlahnya besar dan tersebar, jumlahnya ribuan,” ucapnya.

Lanjutnya, hingga saat ini KPU belum mengetahui jumlah pasti daerah mana saja yang sudah maupun belum membuka kotak suara. Alasannya, KPU juga tidak mewajibkan pembukaan kotak suara apabila situasinya tidak memungkinkan.

“Saya tidak tahu sudah berapa yang membuka, kami juga bingung sebetulnya apa yang perlu dicurigai, karena prosesnya ada dan diketahui,” tandasnya.
(kur)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Infografis
3 Negara Paling Sengsara...
3 Negara Paling Sengsara Jika Iran Tutup Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved