Pansus Pilpres Masih Perlu Didalami Lagi

Kamis, 31 Juli 2014 - 20:16 WIB
Pansus Pilpres Masih...
Pansus Pilpres Masih Perlu Didalami Lagi
A A A
JAKARTA - Soliditas koalisi permanen yang mengusung pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa, siap dibuktikan dalam Panitia Khusus (Pansus) Pemilihan Presiden (Pilpres) yang akan bergulir di DPR.

Politikus Partai Gerindra, Martin Hutabarat mengatakan, adanya Pansus Pilpres tersebut, DPR akan mengevaluasi pelanggaran dan kecurangan yang terjadi dalam pilpres.

"Tindakan apa yang akan dilakukan sebagai tindak lanjut atas evaluasi tersebut. Apakah di daerah-daerah itu efektif jika diberikan sanksi, dan hal-hal lainnya," ucap Martin Hutabarat kepada KORAN SINDO di Jakarta, Kamis (31/7/2014).

Namun demikian, lanjutnya, Pansus Pilpres ini masih perlu didalami dan dibicarakan lagi di kalangan internal anggota DPR. Karena, meskipun parpol yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih solid, namun masih perlu dibicarakan lagi dengan parpol lainnya di luar Koalisi Merah Putih. "Meski kita mayoritas, tapi perlu dibicarakan lagi dengan Koalisi pimpinan Megawati Soekarnoputri itu," ucapnya.

Kemudian, Anggota DPR dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN), Abdul Hakam Naja mengatakan, saat ini DPR sedang masa reses sehingga, baru lah pada tanggal 16 Agustus 2014 nanti akan ada pengajuan proposal terkait Pansus Pilpres ini.

Menurutnya, sejauh ini belum ada komunikasi politik yang berarti antar parpol karena masih suasana Idul Fitri. "Apalagi juga ada sidang di MK (Mahkamah Konstitusi). Timing akan jadi faktor yang menentukan, karena mengikuti proses yang sedang berjalan," kata Wakil Ketua Komisi II DPR itu.

Namun demikian, lanjutnya, Pansus Pilpres ini dibahas secara informal oleh parpol anggota Koalisi Merah Putih. Dalam setiap kesempatan, Pansus Pilpres ini selalu disinggung. "Hal ini disinggung, tapi masih informal," jelasnya.
(maf)
Berita Terkait
Diduga Dipicu Sengketa...
Diduga Dipicu Sengketa Pemilu Massa Bakar Fasilitas Umum dan Pemerintah
Hakim MK Dapat Rompi...
Hakim MK Dapat Rompi Anti Peluru kecuali Anwar Usman
Deretan Tokoh yang Mengajukan...
Deretan Tokoh yang Mengajukan Diri Jadi Amicus Curiae MK
Bawaslu Lutim Sosialisasi...
Bawaslu Lutim Sosialisasi Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu
MK dan Mantan Terpidana
MK dan Mantan Terpidana
Tiga Jenis Putusan MK...
Tiga Jenis Putusan MK tentang Sengketa Pilpres 2024
Berita Terkini
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Infografis
Perlu Diwaspadai, Ini...
Perlu Diwaspadai, Ini 15 Tanda Tubuh Kelebihan Kafein
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved