Bikin Bingung Masyakarat, Lembaga Survei Harus Lebih Diatur

Senin, 21 Juli 2014 - 16:44 WIB
Bikin Bingung Masyakarat,...
Bikin Bingung Masyakarat, Lembaga Survei Harus Lebih Diatur
A A A
JAKARTA - Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) mengusulkan agar dibuat peraturan yang lebih tegas mengenai lembaga survei pada pemilihan umum.

Sekretaris Jenderal KIPP Mochdar Sindang mengusulkan adanya aturan yang tegas tentang lembaga survei. Misalnya lembaga survei yang dibiayai capres tidak terlalu cepat mengumkan hasil hitung cepatnya atau quick count.

Menurut dia, lembaga survei harus diatur secara tegas di undang-undang tentang kepemiluan. Tujuannya agar hasil survei tidak membuat masyarakat bingung.

"Kejadian ini menuntut agar pemerintah bisa lebih profesional mengadakan pemilu, di antaranya dengan membuat UU Pemilu tentang keberadaan lembaga survei," ujar Mochdar, Senin (21/7/2014).

Melalui aturan yang tegas, kata dia, lembaga survei didorong untuk menyampaikan informasi yang benar kepada publik, bukan rekayasa karena pesanan dari kelompok tertentu untuk menggiring opini publik.

"Kejadian ini menuntut agar pemerintah bisa lebih profesional mengadakan pemilu, di antaranya dengan membuat UU Pemilu tentang keberadaan lembaga survei," ujarnya.
(dam)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Prihatin Kasus Korupsi...
Prihatin Kasus Korupsi di BGN, Hasto PDIP: Suara Kritis Masyarakat Sudah Mengungkapkan Hal Itu
Kelakar Jenderal Sigit:...
Kelakar Jenderal Sigit: Selesai Jadi Kapolri, Saya Gantian Jadi Aktivis
Prabowo Dinilai Mampu...
Prabowo Dinilai Mampu Jaga Keamanan RI Hadapi Dinamika Geopolitik Global
5 Berita Hukum Pekan...
5 Berita Hukum Pekan Ini: Dadan Hindayana dan Silmy Karim Tersangka Korupsi, Noel Divonis 4,5 Tahun Penjara
Tata Kelola Saja Tidak...
Tata Kelola Saja Tidak Cukup, Gus Mashum: NU juga Butuh Tata Krama
Infografis
Menkes: Orang Gaji Rp15...
Menkes: Orang Gaji Rp15 Juta Pasti Lebih Sehat dan Pintar
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved