Bamsoet: Masyarakat Lelah dan Butuh Suasana Kondusif

Senin, 21 Juli 2014 - 06:07 WIB
Bamsoet: Masyarakat...
Bamsoet: Masyarakat Lelah dan Butuh Suasana Kondusif
A A A
JAKARTA - Politikus Partai Golkar Bambang Soesatyo berharap semua pihak hendaknya menahan diri untuk tidak menimbulkan ketegangan dan ketakutan publik pada tanggal 22 Juli 2014, hari ketika Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengumumkan hasil rekapitulasi perolehan suara Pilpres 2014.

Sebaliknya, menurutnya, hari itu layak dijadikan momen khusus yang menggambarkan peradaban dan kedewasaan rakyat Indonesia melakoni kehidupan di alam demokrasi.

"Karena itu, saya mengimbau kepada semua elemen masyarakat menaati ketentuan-ketentuan yang ditetapkan oleh pihak berwajib, dalam hal ini Polri," ujarnya melalui rilis yang diterima Sindonews, Minggu 20 Juli 2014.

Apalagi, lanjut pria yang disapa Bamsoet ini, pengumuman KPU itu tepat pada hari kerja, saat belasan juta orang di Jakarta melaksanakan kegiatan rutin mereka, termasuk anak-anak yang pergi ke sekolah.

"Sebaiknya tidak ada konsentrasi massa. Sebab, pergerakan massa berpotensi menimbulkan gesekan atau benturan," ucap anggota Komisi III DPR ini.

Karena itu, ia menilai, pihak-pihak yang tidak berkepentingan langsung dengan proses rekapitulasi suara tidak perlu mendatangi atau mendekati Gedung KPU.

"Apa yang akan diumumkan KPU adalah tahap akhir dari kontestasi politik yang sudah berlangsung berbulan-bulan. Masyarakat sudah lelah. Pada akhirnya, semua orang ingin kembali melakoni kehidupannya masing-masing, dan untuk itu dibutuhkan suasana yang kondusif," tuturnya.

Dia menambahkan, sampai dengan pemungutan suara Pilpres 9 Juli lalu, semua rangkaian agenda Pemilu 2014 telah terlaksana dengan lancar dan aman. Rakyat juga telah menggunakan hak pilihnya, bahkan peningkatan partisipasi rakyat cukup menggembirakan.

"Jangan sampai semua perkembangan positif itu rusak oleh tindakan tidak terpuji dalam menyikapi pengumuman dari KPU," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved