Bersikap Rasional & Tak Emosional Sikapi Pengumuman Pilpres

Kamis, 17 Juli 2014 - 06:59 WIB
Bersikap Rasional &...
Bersikap Rasional & Tak Emosional Sikapi Pengumuman Pilpres
A A A
JAKARTA - Pengumunan hasil penghitungan suara pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, tinggal menghitung hari. 22 Juli 2014, menjadi hari bersejarah bagi bangsa Indonesia, terkait akan diumumkannya pemenang pilpres.

Kedua pasang capres-cawapres, baik Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK), tentu harap-harap cemas menanti pengumuman tersebut.

Pengamat politik dari Pusat Studi Sosial Politik (Puspol) Indonesia, Ubedilah Badrun mengatakan, kedua pihak pendukung capres cawapres, sebaiknya tidak terlalu emosional menyikapi pengumuman itu.

"Bersikaplah rasional dan tidak emosional dalam merespons pengumuman. kemudian kritis, dengan kelompok yang kalah, bisa menggugat ke Mahkamah Konsitusi (MK)," kata Ubedilah saat dihubungi Sindonews, Rabu 16 Juli 2014, malam.

Lebih lanjut eks aktivis 98 ini mengimbau kedua pendukung, untuk tidak menggunakan kekerasan atau membuat situasi menjadi tidak menentu. Pasalnya, jika hal ini terjadi, maka rakyat yang menjadi korban.

"Tidak menggunakan cara-cara kekerasan dan melakukan social movement (gerakan sosial), untuk melakukan protes kepada KPU (Komisi Pemilihan Umum). Itu jadinya kemunduran dalam demokrasi," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Infografis
10 Pesawat Tempur Paling...
10 Pesawat Tempur Paling Laku di Pasaran, Juaranya Tak Terduga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved