Tiga Kali Burhanudin Dilaporkan ke Bareskrim Polri

Senin, 14 Juli 2014 - 16:15 WIB
Tiga Kali Burhanudin...
Tiga Kali Burhanudin Dilaporkan ke Bareskrim Polri
A A A
JAKARTA - Polemik yang ditimbulkan Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia Burhanudin Muhtadi, terkait pernyataan hasil hitung cepat (quick count) miliknya paling benar, menuai banyak reaksi.

Setelah dilaporkan oleh tim advokasi DPP Partai Gerindra pada Sabtu 12 Juli 2014, kemudian hari ini, Senin (14/7/2014), Burhanudin kembali dilaporkan oleh Serikat Pengacara Rakyat (SPR).

Tak hanya itu, Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta juga mengadukan Burhanudin mengenai pernyataan kontroversialnya, mengenai hasil quick count ke Bareskrim Mabes Polri.

"Kalau Burhanudin, dia penyebab dari adanya pengumuman itu. Karena dia menyatakan KPU salah kalau hasilnya tidak sesuai dengan quick count," ujar Sekretaris Tim Kampanye Nasional Prabowo-Hatta, Fadli Zon di Gedung Bareskrim Polri, Kebayoran Baru, Senin (14/7/2014).

Ia menambahkan, pernyataan Burhanudin yang mengatakan apabila dalam real count KPU berbeda dengan quick count, pasti hasil dari real count KPU adalah salah, merupakan sebuah hal yang keliru.

"Burhanudin berpotensi melakukan pelanggaran saat menyataan kalau KPU salah jika hasilnya berbeda dengan quick count. Padahal ini lembaga negara yang merupakan penyelenggara pemilu," tuntas dia.

Seperti pantauan Sindonews di lokasi, Fadli tiba di Gedung Bareskrim Mabes Polri sekitar pukul 14.20 WIB bersama beberapa tim kuasa hukumnya.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
7 Kombes Pecah Bintang...
7 Kombes Pecah Bintang Jadi Brigjen Dalam Mutasi Polri Januari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved