BEM Se-Jabodetabek Tolak Kedatangan Bill Clinton

Senin, 14 Juli 2014 - 15:31 WIB
BEM Se-Jabodetabek Tolak...
BEM Se-Jabodetabek Tolak Kedatangan Bill Clinton
A A A
JAKARTA - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek) menggelar aksi demontrasi di depan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta Pusat menolak rencana kedatangan mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton ke Indonesia.

Pendemo menolak kedatangan Clinton lantaran dilakukan menjelang penentuan pemenang pemilu presiden (pilpres) yang bakal diumumkan sekira 22 Juli mendatang. Massa menduga, kedatangan mantan orang nomor satu di negeri Paman Sam itu bentuk intervensi asing.

"Tolak intervensi asing dan tolak kedatangan Bill Clinton. Kalau memang pemerintah tidak berani kami sendiri yang akan lakukan deportasi Bill Clinton," ujar Koordinator aksi Diki Saefurohman, di Gedung KPU, Jakarta, Seni (14/7/2014).

Menurut Diki, kedatangan Clinton yang dinilai sebagai campur tangan asing akan membuat proses pilpres menjadi kurang objektif dan adil. Sebab, kedatangan Clinton ke Indonesia diduga bisa mempengaruhi hasil pemilu.

Bukan itu saja, Diki yang juga Presiden Mahasiswa IPB itu mengatakan, suami dari Hillary Clinton yang diduga memiliki kedekatan dengan pengusaha Indonesia bernama James Riady itu dinilai memiliki hidden agenda.

"Perlu kita kabarkan Bill Clinton itu teman dekat James Riady yang seorang pengusaha dan juga penyokong dana Jokowi," tambahnya.

Aksi demontrasi menolak rencana kedatangan Bill Clinton itu tergabung dari sejumlah BEM, antara lain, BEM UNJ, IPB, UBK, Ibnu Khaldun Jakarta, Jaya Baya, Ibnu Khaldun Bogor, STEI Tazkia, Yarsi, Swadaya dan Unkris.
(kri)
Berita Terkait
Sempat Diisukan Selingkuhan...
Sempat Diisukan Selingkuhan Bill Clinton, Monica Lewinsky Jadi Model di Usia 50 Tahun
Dokter Nyatakan Bill...
Dokter Nyatakan Bill Clinton Telah Sembuh dari Infeksi
Ini Dia Presiden Amerika...
Ini Dia Presiden Amerika Serikat Paling Narsis Berdasarkan Penelitian
Bill Clinton Terseret...
Bill Clinton Terseret Kasus Skandal Budak Seks Epstein
Bill Clinton Alami Gangguan...
Bill Clinton Alami Gangguan Ingatan, Menunjukkan Gejala Parkinson
Terungkap! AS dan Inggris...
Terungkap! AS dan Inggris Pernah Minta Hongaria Serang Serbia
Berita Terkini
KPK Lelang 106 Lot Barang...
KPK Lelang 106 Lot Barang Rampasan Korupsi dari 26 Perkara, Ada Handphone hingga Bidang Tanah
Geledah Rumah Silmy...
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved