Komisi I Berencana Panggil Direksi RRI Terkait Quick Count

Minggu, 13 Juli 2014 - 04:16 WIB
Komisi I Berencana Panggil...
Komisi I Berencana Panggil Direksi RRI Terkait Quick Count
A A A
JAKARTA - Komisi I DPR mendukung penuh surat edaran Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang meminta semua lembaga penyiaran menghentikan penayangan hasil quick count dan real count yang bersumber dari lembaga survei atau lembaga politik lain.

"Komisi I membenarkan argumen KPI dimana penghentian tersebut diperlukan untuk menjaga situasi kondisi politik yang sehat di masyarakat," ujar Ketua Komisi I Mahfudz Siddiq melalui rilis yang diterima Sindonews, Sabtu 12 Juli 2014.

Karena, lanjut dia, jika televisi-televisi terus menayangkan dengan versinya masing-masing bisa memprovokasi masyarakat ke arah konflik. Apalagi, kata dia, ada pimpinan lembaga survei yang sudah menyatakan bahwa hasil quick count lembaga surveinya yang paling akurat.

"Dan jika nanti hasil rekap KPU berbeda maka yang keliru adalah KPU. Komisi I juga mendesak KPI agar gunakan kewenangan sanksi kepada lembaga penyiaran yang masih nakal," tegasnya.

Untuk perkuat keputusan KPI, kata politikus PKS ini, Komisi I meminta agar KPU, Bawaslu, KPI, KIP dan Dewan Pers duduk bersama pemerintah untuk memperkuat keputusan dan surat edaran KPI tersebut.

Menurutnya, jangan sampai terjadi penyesatan opini oleh lembaga penyiaran melalui lembaga survei bahwa seolah hasil pilpres harus merujuk kepada quick count.

"Ini berbahaya. Komisi I juga berencana memanggil jajaran direksi RRI terkait penayangan quick count mereka di sejumlah lembaga penyiaran. Saya perlu ingatkan bahwa RRI bukan lembaga survei resmi dan RRI sebagai Lembaga Penyiaran Publik harus menjaga netralitasnya," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
KPK Panggil 2 Tersangka...
KPK Panggil 2 Tersangka Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Kapolri Buka Peluang...
Kapolri Buka Peluang Sipil Duduki Jabatan di Polri, Pakar: Modernisasi Kelembagaan
Fokus Belanja Negara
Fokus Belanja Negara
Infografis
6 Artis Indonesia Ditangkap...
6 Artis Indonesia Ditangkap Terkait Kasus Narkoba Sepanjang 2024
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved