Lempar Bom Molotov ke JSI Bukti Tak Siap Kalah

Sabtu, 12 Juli 2014 - 01:07 WIB
Lempar Bom Molotov ke...
Lempar Bom Molotov ke JSI Bukti Tak Siap Kalah
A A A
DEPOK - Pelemparan bom molotov ke kantor Jaringan Survei Indonesia (JSI) dinilai ada kaitannya dengan pemenangan Prabowo-Hatta. Karena, lembaga survei ini membeberkan fakta kemenangan pasangan Prabowo-Hatta yang meraup suara 50.26 persen.

Hal itu dikatakan Koordinator Nasional Gerakan Bersama Prabowo (Geber Prabowo) Hendry Yatna. Sedangkan Jokowi-JK hanya 49.74 persen, sambungnya, ini menunjukan kekerasan dalam menghadapi perbedaan pendapat telah menjadi budaya dalam kancah politik di Indonesia.

"Jangan biarkan kekerasan membudaya dan mengakar di negara kita. Kalau siap menang, juga harus siap kalah," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Jumat 11 Juli 2014.

Masih segar diingatan masyarakat, kata Hendry, ketika kantor perwakilan TvOne di Jogyakarta dirusak pendukung Jokowi-JK, dan kantor TvOne di Jakarta dikepung para pendukung capres nomor 2 itu. Hal tersebut adalah kekerasan dalam menghadapi perbedaan pendapat.

"Kami mengajak kepada saudara-saudara kami yang berbeda pendapat dalam menanggapi hasil quick count dan berbeda pandangan politik, agar kita bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dan menolak segala bentuk kekerasan apapun," ucapnya.
(mhd)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
5 Tips Packing Mudik...
5 Tips Packing Mudik Agar Koper Tak Kelebihan Muatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved