Koalisi Bhinneka Tunggal Ika Desak KPU Bali Netral

Jum'at, 11 Juli 2014 - 16:05 WIB
Koalisi Bhinneka Tunggal...
Koalisi Bhinneka Tunggal Ika Desak KPU Bali Netral
A A A
DENPASAR - Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Koalisi Bhinneka Tunggal Ika mendatangi KPU Bali. Mereka mendesak agar lembaga penyelenggara pemilu itu tetap independen dan menjaga perjalanan surat suara pemilihan presiden.

Mereka yang tergabung dalam Koalisi Bhinneka Tunggal Ika adalah akademisi, pelaku usaha pariwisata, mahasiswa, organisasi perempuan, dan LSM. Mereka diterima Ketua KPU Bali Dewa Raka Sandi, Jumat (11/7/2014).

Dalam kesempatan itu, Koordinator Koalisi Bhinneka Tunggal Ika (KBTI) Wayan Sudirta mengatakan, secara umum pilpres di Bali berjalan lancar dan aman meski ada beberapa catatan. "Kami dari 20 eksponen di masyarakat meminta agar KPU Bali tetap bersikap netral, konsisten menjaga perjalanan surat suara agar tidak terjadi kecurangan sampai rekapitulasi penghitungan suara resmi 22 Juli," tegas Sudirta.

Pihaknya berharap, KPU, polisi, TNI, bersikap netral, tidak terpancing dengan berbagai kontroversi penghitungan surat suara versi hitung cepat atau quick count. KPU diingatkan tidak terpengaruh dengan berbagai upaya pihak yang ingin mencoba memainkan surat suara pilpres, karena bisa melahirkan konflik horizontal dan vertikal di masyarakat.

Hal yang sama disampaikan eksponen dari akademisi Universitas Udayana Prof Made Bakta. Menurutnya, potensi konflik sangat besar mengingat sampai saat ini terjadi kontroversi penghitungan quick count yang hasilnya masing-masing kubu capres mengklaim kemenangan.

"Kami akan mengawal, mem-backup KPU agar bekerja dengan baik segera menutup simpul-simpul masalah. Jangan sampai amanat rakyat dicederai dengan hal-hal yang bisa melahirkan konflik," imbuhnya.

Dia mengingatkan, Bali adalah etalase Indonesia sehingga jika terjadi konflik horizontal atau vertikal akibat proses pilpres yang dinodai kecurangan atau pelanggaran, dampaknya sangat besar bagi Bali dan Indonesia.
(zik)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
TikTok PHK Massal Karyawan...
TikTok PHK Massal Karyawan Tokopedia, DPR Minta Satgas Mitigasi PHK Turun Tangan
Bukan Soal Gugatan Ditolak,...
Bukan Soal Gugatan Ditolak, Dharma Pongrekun: Perjuangan Saya Memastikan Kekuasaan Tetap Dibatasi Konstitusi
Soroti Dugaan Suap BEM...
Soroti Dugaan Suap BEM UBK, Didi Mahardhika Minta Gerakan Mahasiswa Jaga Integritas
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Kapolri Lantik Kakorlantas...
Kapolri Lantik Kakorlantas Baru dan 6 Kapolda, Ini Daftarnya
Kemlu: Dubes RI untuk...
Kemlu: Dubes RI untuk Iran Hadiri Pemakaman Ali Khamenei
Infografis
Alasan Sekutu Desak...
Alasan Sekutu Desak NATO Tunjukkan Kekuatan pada Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved