KPI Minta Televisi Stop Tayangan Klaim Kemenangan Capres

Kamis, 10 Juli 2014 - 17:13 WIB
KPI Minta Televisi Stop...
KPI Minta Televisi Stop Tayangan Klaim Kemenangan Capres
A A A
JAKARTA - Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) meminta semua lembaga penyiaran untuk menghentikan penayangan klaim kemenangan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden.

Hal itu diungkapkan Wakil Ketua KPI Idy Muzayyat. "Hal itu mengingat hasil resminya dari KPU belum ada," ujar Idy Muzayyat usai menerima tim advokasi Koalisi Merah Putih di kantornya, Gajah Mada, Jakarta Pusat, Kamis (10/7/2014).

Tak hanya itu, kata dia, KPI juga meminta agar seluruh lembaga penyiaran tidak berlebihan dalam menyiarkan hasil hitung cepat atau quick count Pilpres 2014. "Akan kami berikan sanksi sesuai Undang-undang," katanya.

Dia mengatakan, saat ini KPI sudah membuat surat edaran kepada seluruh stasiun televisi tentang tata cara menyiarkan berita hasil quick count (hitung cepat) Pilpres 2014.

Menurut dia, setiap lembaga penyiaran harus memberikan catatan bahwa quick count bukan bersifat resmi dan bersifat final. Hasil quick count juga harus dijelaskan sebagai sebuah prediksi.

Diar menambahkan, setiap stasiun televisi juga harus menjelaskan kepada publik secara jelas mengenai metode yang digunakan lembaga survei dalam mengumumkan hasil hitung cepatnya.

"Kami imbau semua televisi untuk kemudian menyatakan bahwasanya hasil resmi adalah yang disampaikan KPU pada 22 Juli nanti. Karena KPU yang diberikan otoritas sesuai dengan Undang-undang," tuturnya.
(dam)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Desak DPR Segera Bahas...
Desak DPR Segera Bahas Revisi UU Pemilu, Perindo: Libatkan Partai Nonparlemen
Prediksi Ada Reshuffle,...
Prediksi Ada Reshuffle, Pengamat: Prabowo Butuh Menteri Eksekutor dan Komunikator Ulung
Revisi UU Pemilu Belum...
Revisi UU Pemilu Belum Dibahas, Golkar Usul Prabowo Kumpulkan Ketum Parpol
Refleksikan Cita-cita...
Refleksikan Cita-cita Bung Karno, PDIP Minta Pemerintah Wujudkan Keadilan Hukum dan Ekonomi
Darunnajah Gelar 4th...
Darunnajah Gelar 4th ICOP Bersama Menteri ATR/BPN, Siap Optimalisasi Wakaf Nasional
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Infografis
Sejumlah Pabrik di China...
Sejumlah Pabrik di China Mulai Stop Produksi Akibat Tarif AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved