Hadapi Sengketa Pilpres Tak Harus Didukung Pengacara Hebat

Kamis, 10 Juli 2014 - 16:22 WIB
Hadapi Sengketa Pilpres...
Hadapi Sengketa Pilpres Tak Harus Didukung Pengacara Hebat
A A A
JAKARTA - Tim pemenangan pasangan calon presiden (capres) nomor urut 1 Prabowo Subianto-Hatta Rajasa tidak merisaukan upaya tim pemenangan pasangan capres nomor urut 2 Joko Widodo-Jusuf Kalla berupaya melobi pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra untukmenjadi pengacaranya.

Ahmad Yani selaku tim hukum dan advokasi pasangan Prabowo-Hatta menegaskan, untuk menghadapi sengketa Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 di Mahkamah Konstitusi (MK) tidak harus didukung pengacara yang hebat.

"Tidak penting nama besar, tetapi sejauh mana data dan faktanya," ujar Yani di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (10/7/2014).

Dalam akun Twitternya Yusril Ihza Mahendra mengungkap menerima telepon dari tim pemenangan Jokowi-JK untuk diminta menjadi pengacara terkait sengketa Pilpres 2014. Namun, permintaan itu ditolak Yusril dengan alasan ingin bersikap netral.

"Kepada kubu Jokowi yang malam ini juga menelepon saya meminta membela mereka, saya katakan sikap saya netral," ujar Yusril dalam akun Twitternya, Rabu 9 Juli 2014.

Namun, pihak Jokowi-JK membantah telah menelepon dan meminta Yusril Ihza Mahendra untuk menjadi pengacara jika Pilres 2014 berujung di MK. "Enggak ada (menghubungi Yusril)," ujar Karding di Gedung DPR, Senayan, Jakarta.
(kur)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Prabowo Terima Usulan...
Prabowo Terima Usulan Rektor, Keuntungan BUMN untuk Riset dan Inovasi
Hadiri Pekan Olahraga...
Hadiri Pekan Olahraga Polri dan CFD, Kapolri: Momentum Perkuat Kedekatan dengan Masyarakat
Jokowi Injak Kepala...
Jokowi Injak Kepala Kerbau saat Terima Gelar Adat, PDIP: Bagian Adat atau Simbol Perendahan Politik?
MUI Susun Naskah Akademik...
MUI Susun Naskah Akademik RUU Pidana LGBT, Dorong Masuk Prolegnas
Kecam Dugaan Intimidasi...
Kecam Dugaan Intimidasi Dokter di NTT, Ninik: Sanksi Disiplin Jika Kader PKB Terlibat
Satgas Lundup Polri...
Satgas Lundup Polri Bongkar Kasus Impor Ilegal Senilai Hampir Rp1 Triliun
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved