Terlalu Dini Umumkan Kemenangan dengan Quick Count

Kamis, 10 Juli 2014 - 13:29 WIB
Terlalu Dini Umumkan...
Terlalu Dini Umumkan Kemenangan dengan Quick Count
A A A
JAKARTA - Pusat Studi Sosial Politik (Puspol) Indonesia menilai terlalu dini mengumumkan hasil kemenangan pemilihan presiden dan wakil presiden (pilpres) yang didasarkan atas hasil hitung cepat (quick count) lembaga survei.

Menurut Puspol, hasil quick count meragukan karena hanya didasarkan atas sampel perolehan suara di sejumlah tempat pemungutan suara (TPS)..

"Quick count itu masih menggunakan sampel, bahkan ada yang sampelnya 200 TPS. Validitasnya diragukan karena tidak 100% TPS. Berbeda dengan real count yang nanti diumumkan KPU pada 22 Juli," kata Direktur Puspol Indonesia, Ubedilah Badrun melalui siaran persnya kepada Sindonews, Rabu 10 Juli 2014.

Menurut dia, pengumuman kemenangan yang terlalu dini bisa memicu konflik horizontal. Sebab masing-masing kubu beserta pemilihnya sudah merasa seolah sebagai pemenang. "Padahal pemenangan resmi belum dilakukan KPU," tandas Ubedilah.

Seperti diketahui, kedua kubu pasangan calon presiden dan calon wakil presiden mengklaim memperoleh kemenangan. Keduanya didasarkan atas hasil quick count lembaga survei.
(dam)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
10 Atlet Dengan Bayaran...
10 Atlet Dengan Bayaran Tertinggi 2026: Messi Dikalahkan Petinju Canelo Alvarez
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved