Pelaksana Pilpres di Hong Kong Hadapi Dilema

Senin, 07 Juli 2014 - 20:31 WIB
Pelaksana Pilpres di...
Pelaksana Pilpres di Hong Kong Hadapi Dilema
A A A
JAKARTA - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mengaku telah mempelajari kasus kericuhan saat pemungutan suara Luar Negeri di Victoria Park, Hong Kong pada Minggu 6 Juli 2014.

Anggota Bawaslu, Nelson Simanjuntak mengatakan, keterbatasan izin penyelenggaraan pemilu di Victoria Park membuat Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN) tidak bisa melaksanakan pemungutan suara di TPS Victoria Park hingga pukul 18.00 waktu setempat.

"Memang ada lebih dari 100-an yang meminta untuk memilih. Tapi sudah lewat jam 17 00. Kita kan terakhir jam segitu," ujar Nelson di Kantor Bawaslu, Jakarta, Senin (7/7/2014).

Dari informasi pengawas di lapangan, kata dia, PPLN tidak dapat memperoleh waktu lebih lama dari pemerintahan setempat untuk menggunakan Victoria Park. Pemerintah Hong Kong hanya memberikan waktu sampai pukul 17.00.

Nelson tidak heran jika penyelenggara dan pengawas pemilu dalam posisi disalahkan. Sebab jika ditemukan hasil pemilu tidak memuaskan salah satu pasangan calon, maka kasus itu bisa menjadi pintu masuk untuk melakukan gugatan.

"Ini jadi buah simalakama bagaimana penuhi hak warga negara. Tapi juga soal aturannya. Kalau kebetulan hasilnya berbeda, selisih perolehan suaranya jauh, yang kalah nanti akan menggugat," tungkasnya.

Seperti diketahui, pada saat pemungutan suara di Victoria Park, Hongkong, Minggu 6 Juli 2014, ada ratusan buruh migran yang tidak bisa menggunak hak pilihnya. Gagalnya para buruh migran itu disebabkan karena mereka terlambat datang ke lokasi TPS. Perwakilan PPLN memberikan waktu mencoblos hingga pukul 17.00 waktu setempat. (Rakhmat)
(dam)
Berita Terkait
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Siapa Jimmy Lai? Taipan...
Siapa Jimmy Lai? Taipan Pro-demokrasi Hong Kong yang Divonis 20 Tahun Penjara
Dua Legislator Pro Demokrasi...
Dua Legislator Pro Demokrasi Hong Kong Diciduk Polisi
Demonstran Hong Kong...
Demonstran Hong Kong Gelar Aksi di Dalam Mall
Warga Hong Kong Peringati...
Warga Hong Kong Peringati Setahun Bentrok Demonstran-Polisi
Setahun, 117 Orang Ditangkap...
Setahun, 117 Orang Ditangkap di Bawah Undang-undang Keamanan Hong Kong
Berita Terkini
Pengadilan Negeri Jakarta...
Pengadilan Negeri Jakarta Timur Larang Siaran Langsung Sidang Dokter Tifa terkait Ijazah Jokowi
Mensesneg Jelaskan Maksud...
Mensesneg Jelaskan Maksud Prabowo terkait 4 Kali Kalah Pemilu Tak Ganggu Pemegang Mandat
Salam Prabowo Disampaikan...
Salam Prabowo Disampaikan Jumhur, Raja Charles Beri Pujian untuk Indonesia
Prabowo Singgung Pihak...
Prabowo Singgung Pihak Bikin Gaduh usai Pemilu: Kapan Kita Mau Menuju Kesejahteraan untuk Rakyat?
Ajukan Kasasi, Kuasa...
Ajukan Kasasi, Kuasa Hukum Harap MA Vonis Bebas Kerry Anak Riza Chalid
Jokowi Pede PSI Masuk...
Jokowi Pede PSI Masuk Parlemen Senayan di Pemilu 2029
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved