Terkait Surat Terbuka, Romo Magnis Diminta Minta Maaf

Jum'at, 04 Juli 2014 - 15:59 WIB
Terkait Surat Terbuka,...
Terkait Surat Terbuka, Romo Magnis Diminta Minta Maaf
A A A
JAKARTA - Rohaniawan Romo Franz Magnis Suseno diminta mengklarifikasi dan meminta maaf terkait surat terbukanya beberapa hari lalu. Pasalnya, surat terbuka itu dianggap menyudutkan pasangan Prabowo-Hatta.

Dimana dalam surat itu dirinya menuding Islam garis keras yang mendukung calon presiden (capres) nomor urut 1 Prabowo Subianto. Tak hanya itu, ia juga mengaitkan ucapan Amien Rais mengenai Perang Badar terkait Islam garis keras itu.

"Pak Amien Rais saat menganalogikan pilpres kali ini Perang Badar bukan dalam konteks perang antara muslim dan kafir," ujar Koordinator Persaudaraan Pemuda Indonesia Delianur di Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (4/7/2014).

Kata dia, Romo Magnis keliru dalam mengartikan Perang Badar yang dimaksud oleh Amien. Ia juga tak sepakat dengan tulisan Romo terkait persoalan Hak Asasi Manusia (HAM).

"Romo tafsirannya keliru, Romo tidak detail. Itu spiritnya untuk semangat membangun negeri ini spirit Perang Badar, kita tidak sedang mencari ghanimah (harta rampasan perang)," tegasnya.

Dengan apa yang sudah disampaikan Romo Magnis dalam surat terbukanya, mereka memiliki beberapa tuntutan terhadap guru besar di Sekolah Tinggi Filsafat Drikarya itu. "Kami meminta Romo mengklarifikasi atas surat terbuka yang sudah dilayangkan dan menjadi konsumsi publik."

"Kami juga meminta Romo mengoreksi dan meminta maaf atas kekeliruan-kekeliruan yang ada dalam surat terbuka tersebut. Karena surat tersebut tidak hanya memuat kekeliruan-kekeliruan tetapi juga menimbulkan prasangka negatif di kehidupan beragama kit," pungkasnya.
(kri)
Berita Terkait
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Ketua Bawaslu Sebut...
Ketua Bawaslu Sebut Black Campaign Sudah Dimulai di Media Sosial
Kurang Sepekan Coblosan,...
Kurang Sepekan Coblosan, Kampanye Hitam Bertebaran Benturkan 2 Paslon di Konawe Selatan
Mengantisipasi Kampanye...
Mengantisipasi Kampanye Media Sosial Menjelang Pemilu 2024
Jelang Pemungutan Suara,...
Jelang Pemungutan Suara, Pramono Ingatkan Jangan Main-main Kampanye Hitam
Respons Kampanye Negatif,...
Respons Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tetap Bertindak Santun
Berita Terkini
Said Iqbal soal Sinyal...
Said Iqbal soal Sinyal Masuk Kabinet Prabowo: Kita Tunggu Pengumuman Resmi
3 Pati dan Pamen Dimutasi...
3 Pati dan Pamen Dimutasi Kapolri ke Kortastipidkor, Ada Irjen hingga Kombes Pol
7 Terdakwa Kasus Suap...
7 Terdakwa Kasus Suap Sertifikasi K3 Kemnaker Dihukum 4 hingga 6,5 Tahun Penjara
Survei Poltracking:...
Survei Poltracking: 42,4% Publik Setuju MK Hapus Presidential Threshold
Dukung Naniek S Deyang...
Dukung Naniek S Deyang Pimpin BGN, Arus Bawah Prabowo Minta Program MBG Dibenahi
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved