Menyesatkan, Buletin Tibyan Al Kazieb Dilaporkan ke Bawaslu

Kamis, 03 Juli 2014 - 16:56 WIB
Menyesatkan, Buletin...
Menyesatkan, Buletin Tibyan Al Kazieb Dilaporkan ke Bawaslu
A A A
JAKARTA - Tim advokasi pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melaporkan dugaan kampanye hitam kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Tim advokasi Prabowo-Hatta mempersoalkan beredarnya Buletin Tibyan Al Kazieb dan buku Islam Sebagai Kuda Tunggangan Politik Prabowo.

"Dalam buletin itu ditulis bahwa Prabowo adalah sosok yang tidak demokratis, anti Islam dan bahkan pernah memerintahkan pembunuhan terhadap anak buahnya," ujar Juru Bicara Tim Advokasi Prabowo-Hatta, Habiburokhman di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (3/7/2014).

Menurut Habib, dilaporkannya buletin itu ke Bawasalu lantaran isinya diduga mengarah kepada fitnah dan bernuansa SARA. Karena itu, beredarnya buletin Tibyan Al Kazieb dinilai bisa merugikan pasangan Prabowo-Hatta.

Dia mengungkapkan, Buletin Tibyan Al Kazieb edisi 1 Juni 2014 diduga dibagikan di atas angkutan umum di Stasiun Cikini, Jakarta pusat, Kawasan Ragunan Jakarta Selatan dan di Solo Jawa Tengah.

Kata Habib, meski tidak jelas nama penerbit buletin, tetapi di bagian depan tercantum nama KH Malik Barain, diduga merupakan pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Cilegon, Banten.

"Sementara buku 'Islam Sebagai Kuda Tunggangan Politik Prabowo dikirim ke Pondok Pesantren di Nusa Tenggara Barat. Buku tersebut diterbitkan oleh Gerakan Islam Bersatu (GAIB) yang beralamat di Jalan Begawan Nomor 15 C Bandung Jawa Barat," ungkapnya.

Masih kata Habib, dalam buku tersebut dinilai berisi fitnah dan kebohongan publik. Sebab, dalam buku itu diceritakan bahwa Prabowo adalah pendukung Fasis dan Nazi serta tidak sepakat demokrasi.

Atas beredarnya buletin dan buku itu, Bawaslu diminta bertindak cepat dengan memanggil pihak-pihak yang terkait untuk bertanggung jawab.
(kri)
Berita Terkait
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Ketua Bawaslu Sebut...
Ketua Bawaslu Sebut Black Campaign Sudah Dimulai di Media Sosial
Kurang Sepekan Coblosan,...
Kurang Sepekan Coblosan, Kampanye Hitam Bertebaran Benturkan 2 Paslon di Konawe Selatan
Mengantisipasi Kampanye...
Mengantisipasi Kampanye Media Sosial Menjelang Pemilu 2024
Jelang Pemungutan Suara,...
Jelang Pemungutan Suara, Pramono Ingatkan Jangan Main-main Kampanye Hitam
Respons Kampanye Negatif,...
Respons Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tetap Bertindak Santun
Berita Terkini
Refly Harun Pertanyakan...
Refly Harun Pertanyakan Nasib Kasus Roy Suryo Cs: Sudah 30 Kali Wajib Lapor, Kasus Belum Jelas
Terungkap! Andri Mulyono...
Terungkap! Andri Mulyono Kongkalikong dengan PPK untuk Dapat Proyek Pengadaan Motor Listrik BGN
Kejagung Tetapkan Penyedia...
Kejagung Tetapkan Penyedia Motor Listrik MBG Andri Mulyono Jadi Tersangka
Stafsus Menag: Kunjungan...
Stafsus Menag: Kunjungan Presiden Jerman ke Istiqlal Perkuat Diplomasi Agama RI-Jerman
KPK Rincikan Penyitaan...
KPK Rincikan Penyitaan Uang dari Geledah Rumah Silmy Karim
GP Ansor Rombak Kepengurusan,...
GP Ansor Rombak Kepengurusan, Sejumlah Tokoh Muda NU Masuk Struktur
Infografis
7 Kolonel TNI AL Pecah...
7 Kolonel TNI AL Pecah Bintang, Ada Dankopaska Koarmada RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved