Tim Prabowo Desak Bawaslu Panggil KPU

Senin, 30 Juni 2014 - 13:58 WIB
Tim Prabowo Desak Bawaslu...
Tim Prabowo Desak Bawaslu Panggil KPU
A A A
JAKARTA - Tim Advokasi Prabowo Subianto-Hatta Rajasa mendesak Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memanggil Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait munculnya spanduk diduga kampanye hitam yang terpajang di sekitar arena debat calon wakil presiden (cawapres) pada Minggu 29 Juni 2014 malam.

Juru Bicara Tim Advokasi Habiburokhman menganggap KPU membiarkan adanya spanduk tersebut. "Kami meminta Bawaslu bisa segera memanggil KPU untuk memberi peringatan dan meminta jaminan agar peristiwa pemasangan spanduk hinaan itu tidak terulang lagi saat debat capres yang akan datang," ujar Habiburokhman di Gedung Bawaslu, Jakarta, Senin (30/6/2014).

Tim Advokasi Prabowo-Hatta juga menganggap polisi juga kurang responsif dalam mencegah dan melarang pemasangan spanduk yang dinilainya berisi fitnah.

Habib mengungkapkan, spanduk tersebut sempat memancing emosi pendukung Prabowo-Hatta. "Namun syukur Alhamdulillah kami bisa menenangkan mereka dengan berjanji akan melaporkan kasus itu ke Bawaslu agar tidak terjadi kericuhan," katanya.

Dalam laporannya kepada Bawaslu, tim advokasi membawa barang bukti berupa foto dan rekaman video pemasangan spanduk disertai print out pemberitaan yang beredar di sejumlah media massa.

Adapun dua spanduk yang dipasang di area sekitar lokasi debat capres pada Minggu 29 Juni 2014 malam itu terdiri dari spanduk yang bergambar atribut kampanye Prabowo-Hatta dengan lambang Garuda Merah bernomor urut 1.

"Disertai tulisan darah penculikan aktivis, Lapindo, tabrak lari dan terorisme. Di samping gambar Garuda Merah itu terdapat gambar lambang negara Pancasila dengan nomor urut 2 lengkap dengan tulisan lima sila," ujar Habiburokhman di Gedung Bawaslu, Jakarta, Senin (30/6/2014).

Spanduk kedua, kata Habib, berbentuk gambar para aktivis 98 korban penculikan yang disandingkan dengan gambar capres nomor 1 Prabowo Subianto. "Dengan tulisan kalimat sang capres penculik dan kembalikan kawan kami," ungkapnya.
(dam)
Berita Terkait
5 Fakta Tragedi Kampanye...
5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Ketua Bawaslu Sebut...
Ketua Bawaslu Sebut Black Campaign Sudah Dimulai di Media Sosial
Kurang Sepekan Coblosan,...
Kurang Sepekan Coblosan, Kampanye Hitam Bertebaran Benturkan 2 Paslon di Konawe Selatan
Mengantisipasi Kampanye...
Mengantisipasi Kampanye Media Sosial Menjelang Pemilu 2024
Jelang Pemungutan Suara,...
Jelang Pemungutan Suara, Pramono Ingatkan Jangan Main-main Kampanye Hitam
Respons Kampanye Negatif,...
Respons Kampanye Negatif, Sufmi Dasco Imbau Kader Gerindra Tetap Bertindak Santun
Berita Terkini
Wamenkum: 20 DIM RUU...
Wamenkum: 20 DIM RUU Polri Bakal Dibahas Bareng DPR
2 Pengusaha Divonis...
2 Pengusaha Divonis 1,5 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: PT KEM Korban Sistem di Kemnaker
Silmy Karim Jadi Tersangka...
Silmy Karim Jadi Tersangka KPK, Mensesneg: Kita Perang Melawan Korupsi
Pertama Dalam Sejarah,...
Pertama Dalam Sejarah, Kemenag Lantik 15 Perempuan Jadi Kepala KUA
Tak Kaget Dadan dan...
Tak Kaget Dadan dan Silmy Terjerat Kasus Korupsi, Noel: Juni-Juli Banyak Pejabat Ditangkap KPK
ASPEK Indonesia Temui...
ASPEK Indonesia Temui Pimpinan UNI Global Union di Jenewa
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved