Berat Sebelah, Tim Prabowo-Hatta Laporkan Bawaslu ke DKPP
Kamis, 26 Juni 2014 - 14:56 WIB
Berat Sebelah, Tim Prabowo-Hatta Laporkan Bawaslu ke DKPP
A
A
A
JAKARTA - Tim advokasi pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa melayangkan nota protes atas penanganan perkara yang diduga tidak adil dilakukan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) kepada Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).
Juru Bicara Tim Advokasi Prabowo-Hatta, Habiburokhman mengatakan, pihaknya merasa menemukan keganjilan dalam penanganan perkara oleh Bawaslu. Meski kedua belah pihak sama-sama melaporkan, tetapi sikap Bawaslu diduga berat sebelah.
"Kami merasa ada standar ganda yang dilakukan oleh Bawaslu dalam penanganan perkara yang dilaporkan pendukung Prabowo-Hatta dibandingkan dengan perkara yang dilaporkan kubu Jokowi-JK," ujar Habib, di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (26/6/2014).
Habib menambahkan, disaat menjelang pemungutan suara pemilu presiden sekarang ini, pihaknya merasa persaingan antar kontestan semakin sengit. Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada Bawaslu agar bersikap cermat dan adil.
Menurutnya, fungsi pengawasan pemilu dan kampanye pemilu menjadi otoritas penuh Bawaslu. Sehingga ia berharap dalam menangani perkara, Bawaslu harus mengedepankan prinsip keadilan bersama.
"Ketidaktegasan Bawaslu menindak pelanggaran salah satu pasang calon secara otomatis akan sangat merugikan pasangan calon lainnya," pungkasnya.
Juru Bicara Tim Advokasi Prabowo-Hatta, Habiburokhman mengatakan, pihaknya merasa menemukan keganjilan dalam penanganan perkara oleh Bawaslu. Meski kedua belah pihak sama-sama melaporkan, tetapi sikap Bawaslu diduga berat sebelah.
"Kami merasa ada standar ganda yang dilakukan oleh Bawaslu dalam penanganan perkara yang dilaporkan pendukung Prabowo-Hatta dibandingkan dengan perkara yang dilaporkan kubu Jokowi-JK," ujar Habib, di Gedung Bawaslu, Jakarta, Kamis (26/6/2014).
Habib menambahkan, disaat menjelang pemungutan suara pemilu presiden sekarang ini, pihaknya merasa persaingan antar kontestan semakin sengit. Oleh sebab itu, pihaknya meminta kepada Bawaslu agar bersikap cermat dan adil.
Menurutnya, fungsi pengawasan pemilu dan kampanye pemilu menjadi otoritas penuh Bawaslu. Sehingga ia berharap dalam menangani perkara, Bawaslu harus mengedepankan prinsip keadilan bersama.
"Ketidaktegasan Bawaslu menindak pelanggaran salah satu pasang calon secara otomatis akan sangat merugikan pasangan calon lainnya," pungkasnya.
(kri)