Sejumlah Pihak Menzalimi Prabowo dengan Isu HAM
Senin, 23 Juni 2014 - 14:05 WIB
Sejumlah Pihak Menzalimi Prabowo dengan Isu HAM
A
A
A
JAKARTA - Salah satu pendiri Partai Hanura Elza Syarief Hasan mengajak semua pihak, agar tidak terus menerus memojokkan Prabowo dengan tuduhan isu pelanggar HAM.
"Sudah jelas fakta menunjukkan bahwa Prabowo sama sekali tidak melakukan apa yang dituduhkan selama ini. Kita menzalimi Prabowo, di mana Prabowo telah disandera seumur hidupnya oleh isu yang tidak benar," ujar Elza di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Senin (23/6/2014).
Elza menilai, Prabowo adalah tentara yang cerdas, cemerlang dalam karier, sportif dan berjiwa ksatria. Ia selalu berpegang pada prinsip di medan tempur bahwa tidak ada prajurit yang salah, hanya komandan yang salah.
Sehingga dalam berbagai kesempatan Prabowo menyatakan di depan media massa, siap bertanggung jawab apabila benar anak buahnya melakukan kesalahan.
Ia mengimbau kepada semua pihak agar semua pihak tidak menyudutkan Probowo seumur hidupnya. Menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014, agar semua pihak dapat bertanding secara fair dan jujur.
"Saya yakin bahwa Prabowo tidak terlibat penculikan apalagi melakukannya atas inisiatif sendiri. Janganlah kita menyanderanya seumur hidup dengan isu-isu demikian," ucapnya.
"Itu zalim dan tidak sesuai dengan hati nurani rakyat namanya. Padahal sewaktu mendampingi Megawati sebagai cawapres, hal tersebut tidak pernah dihembuskan ke depan publik," pungkasnya.
"Sudah jelas fakta menunjukkan bahwa Prabowo sama sekali tidak melakukan apa yang dituduhkan selama ini. Kita menzalimi Prabowo, di mana Prabowo telah disandera seumur hidupnya oleh isu yang tidak benar," ujar Elza di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Senin (23/6/2014).
Elza menilai, Prabowo adalah tentara yang cerdas, cemerlang dalam karier, sportif dan berjiwa ksatria. Ia selalu berpegang pada prinsip di medan tempur bahwa tidak ada prajurit yang salah, hanya komandan yang salah.
Sehingga dalam berbagai kesempatan Prabowo menyatakan di depan media massa, siap bertanggung jawab apabila benar anak buahnya melakukan kesalahan.
Ia mengimbau kepada semua pihak agar semua pihak tidak menyudutkan Probowo seumur hidupnya. Menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli 2014, agar semua pihak dapat bertanding secara fair dan jujur.
"Saya yakin bahwa Prabowo tidak terlibat penculikan apalagi melakukannya atas inisiatif sendiri. Janganlah kita menyanderanya seumur hidup dengan isu-isu demikian," ucapnya.
"Itu zalim dan tidak sesuai dengan hati nurani rakyat namanya. Padahal sewaktu mendampingi Megawati sebagai cawapres, hal tersebut tidak pernah dihembuskan ke depan publik," pungkasnya.
(maf)