HT Imbau Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilpres
Sabtu, 21 Juni 2014 - 14:28 WIB
HT Imbau Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilpres
A
A
A
JAKARTA - Pada Pilpres yang akan dilaksanakan pada tangal 9 Juli 2014 mendatang, Warga Negara Indonesia (WNI) diimbau memilih salah satu Capres dan Cawapres yang saat ini mencalonkan diri yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
"Kita harus memilih, kita bisa saja dalam posisi ah terserah siapa pemimpinnya. Saya rasa sebagai warga negara kalau sikap kita begitu kurang baik," ujar Ketua Umum DPP Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo dalam deklarasi Relawan Hary Tanoesoedibjo dari Komunitas Pendeta dan Hamba Tuhan Kristen DKI Jakarta di MNC Tower, Jakarta Pusat, Sabtu (21/6/2014).
"Karena masa depan bangsa kita ada di tangan pemimpin, kira harus sadari. Kalau pemimpin nanti lebih baik ya tentunya bisa membawa sesuai yang kita harapkan," sambungnya.
Ia menjelaskan bahwa dirinya mengenal baik kedua calon presiden yang akan maju pada pilpres nanti. Meski mengenal baik keduanya, dirinya tetap harus memutuskan memilih salah satu pasangan yang terbaik.
"Bahkan saya kenal Pak Jokowi duluan, jadi saya sebagai pengusaha yang saya lihat adalah berubah menjadi lebih baik. Sehingga saya harus mengambil suatu keputusan siapa yang saya harus dukung dari dua pilihan," pungkasnya.
"Kita harus memilih, kita bisa saja dalam posisi ah terserah siapa pemimpinnya. Saya rasa sebagai warga negara kalau sikap kita begitu kurang baik," ujar Ketua Umum DPP Persatuan Indonesia (Perindo) Hary Tanoesoedibjo dalam deklarasi Relawan Hary Tanoesoedibjo dari Komunitas Pendeta dan Hamba Tuhan Kristen DKI Jakarta di MNC Tower, Jakarta Pusat, Sabtu (21/6/2014).
"Karena masa depan bangsa kita ada di tangan pemimpin, kira harus sadari. Kalau pemimpin nanti lebih baik ya tentunya bisa membawa sesuai yang kita harapkan," sambungnya.
Ia menjelaskan bahwa dirinya mengenal baik kedua calon presiden yang akan maju pada pilpres nanti. Meski mengenal baik keduanya, dirinya tetap harus memutuskan memilih salah satu pasangan yang terbaik.
"Bahkan saya kenal Pak Jokowi duluan, jadi saya sebagai pengusaha yang saya lihat adalah berubah menjadi lebih baik. Sehingga saya harus mengambil suatu keputusan siapa yang saya harus dukung dari dua pilihan," pungkasnya.
(kri)