Ada Warga NTT Tidak Tahu Capres dan Cawapres 2014

Sabtu, 21 Juni 2014 - 10:52 WIB
Ada Warga NTT Tidak...
Ada Warga NTT Tidak Tahu Capres dan Cawapres 2014
A A A
TAMBOLAKA - Pelaksanaan Pilpres 2009 kurang dari tiga pekan. Namun, gencarnya publikasi, promosi, atau iklan politik lewat media massa cetak dan elektronik, juga lewat poster dan baliho, ternyata tidak serta merta membuat warga mengenal siapa calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) yang akan bertarung.

Misal, sejumlah pedagang kecil di Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Meski siap memilih, mereka tidak tahu capres-cawapres yang bertarung. "Saya belum tahu siapa calon presiden dan calon wakil presiden, saya tidak tahu nanti mau pilih apa. Tapi kalau nanti saya tetap ikut coblos," jelas Mama Jhon, seorang penjual sarang semut, ketika ditemui Sabtu (21/6/2014).

Hal senada dikemukakan oleh Maria Bela, yang berdagang di samping Mama Jhon. "Saya tidak tahu siapa calon presidennya, nanti saja kalau pemilihan saya ikut ke TPS baru lihat calon-calon," kata Maria sembari menata sayur bayam dagangannya.

Di emperan toko lainnya, sejumlah pedagang eceran seperti Paida Dedo dan Yuli (penjual sirih dan pinang), Ili Yati (penjual bawang dan tomat), dan Agus (penjual beras eceran), juga memberikan pernyataan senada. "Kami tahu nanti tanggal 9 Juli Pemilihan Presiden, tapi muka dan siapa mereka kami belum tahu. Belum juga ada poster atau penjelasan dari KPUD di kampung saya," jelas Agus.

Adanya warga yang hingga hari ini tidak tahu nama capres dan cawapres, adalah kenyataan. Hal itu, bisa jadi karena keterbatasan akses informasi dan kualitas sumber daya manusia (SDM). Tentu, ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi penyelenggara pemilu. Juga, bagi dua pasang capres-cawapres yang bertarung yakni Prabowo Subianto-Hatta Rajasa dan Joko Widodo-Jusuf Kalla.
(zik)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Bahas RUU Polri, Habiburokhman...
Bahas RUU Polri, Habiburokhman Soroti Polisi Aktif di Ormas
Alasan Prabowo Pilih...
Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang jadi Kepala BGN Gantikan Dadan Hindayana
Silmy Karim Tersangka...
Silmy Karim Tersangka Korupsi, Komisi III DPR: Usut Tuntas Tanpa Pandang Bulu
Hebat! Kota Semarang...
Hebat! Kota Semarang Raih Penghargaan Nasional Creative Financing, Bukti Inovasi Pemkot Hadirkan Pembangunan yang Berdampak
2 Wamen Kabinet Prabowo...
2 Wamen Kabinet Prabowo Terjerat Korupsi, Nomor 1 Divonis 4,5 Tahun Penjara
Perang Iran 2026: Ketika...
Perang Iran 2026: Ketika Diplomasi Berbicara dengan Bahasa Rudal
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved