Polri Usut Soal Transkrip Mega-Basrief

Jum'at, 20 Juni 2014 - 17:02 WIB
Polri Usut Soal Transkrip...
Polri Usut Soal Transkrip Mega-Basrief
A A A
JAKARTA - Pihak Kepolisian tengah mengusut kasus isi transkrip percakapan yang disebut-sebut antara Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri dengan Jaksa Agung Basrief Arief.

"Sedang dalam proses, kita sedang dalam penelusuran kita," ujar Kapolri Jenderal Sutarman di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Jumat (20/6/2014).

Kendati demikian, pihaknya belum menjadwalkan pemeriksaan terhadap Jaksa Agung Basrief Arief. Meskipun Jaksa Agung sudah menyatakan siap untuk dimintai keterangannya. "Belum (Dijadwalkan)," tutur Sutarman.

Seperti diketahui, transkrip antara Megawati dengan Basrief Arief itu mengenai penanganan kasus dugaan korupsi proyek armada Transjakarta, yang diduga melibatkan calon presiden nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi).

Seperti diberitakan sebelumnya, transkrip tersebut diperoleh Faisal Assegaf. Pada hari Rabu 18 Juni 2014 lalu, Faisal mendatangi Gedung Kejagung untuk meminta klarifikasi Jaksa Agung atas transkrip itu.

Transkrip itu berisi pembicaraan antara Megawati dengan Basrief Arief itu mengenai penanganan kasus dugaan korupsi proyek armada Transjakarta, yang diduga melibatkan Capres nomor urut dua Joko Widodo (Jokowi).
(kri)
Berita Terkait
Khafi Maheza Tersangka...
Khafi Maheza Tersangka Keplak Sopir Bus, PT Transjakarta: Ikuti Saja Proses Hukum
2030, Transjakarta Targetkan...
2030, Transjakarta Targetkan 10 Ribu Bus Listrik Mengaspal
Lewat Apel Pramudi,...
Lewat Apel Pramudi, Transjakarta Perkuat Budaya Keselamatan
417 Bus Transjakarta...
417 Bus Transjakarta yang Terbengkalai Dilelang
Bus Wisata Transjakarta...
Bus Wisata Transjakarta Layani 56.811 Pengguna selama Libur Lebaran
Eggi Sudjana Minta Hakim...
Eggi Sudjana Minta Hakim Bebaskan Kliennya, Donny Saragih
Berita Terkini
Pemerintah Serahkan...
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
Dharma Pongrekun Minta...
Dharma Pongrekun Minta MK Kaji Ulang UU Kesehatan Demi Jaga Kedaulatan Bangsa
Selain Penjara 4,5 Tahun,...
Selain Penjara 4,5 Tahun, Eks Wamenaker Noel Diminta Bayar Uang Pengganti Rp3,4 Miliar
Ribuan Pekerja Rokok...
Ribuan Pekerja Rokok Tembakau Tolak Rancangan Aturan Kemasan Kemenkes
Divonis 4,5 Tahun Penjara...
Divonis 4,5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Ganti Pengganti Rp3,4 Miliar, Noel: Saya Menerima Hukuman Itu
GREAT Institute Dorong...
GREAT Institute Dorong Program MBG Tetap Berjalan dan Semakin Berkualitas
Infografis
8 Kepolisian Terbaik...
8 Kepolisian Terbaik di Dunia 2025, Apakah Polri Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved