Harapan Forum RT/RW untuk Presiden Indonesia Baru

Jum'at, 13 Juni 2014 - 02:35 WIB
Harapan Forum RT/RW...
Harapan Forum RT/RW untuk Presiden Indonesia Baru
A A A
BANDUNG - Tanggal 9 Juli nanti masyarakat Indonesia akan memilih presiden dan wakilnya untuk menggantikan Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono. Dengan bergantinya kepemimpinan, maka banyak pula harapan baru dari segelintir permasalahan yang ‎dialami selama ini.

Ketua Forum RT/RW Jabar Achyat Kartamiharja mengatakan, pihaknya ‎berharap presiden yang baru bisa lebih memberdayakan peran Ketua RT dan RW sebagai tonggak dasar pemerintahan di daerah.

"Kita menginginkan agar presiden yang baru memberdayakan kelembagaan pada level RT dan RW. Saat ini RT dan RW selalu dipandang sebelah mata," ucap Achyat kepada wartawan disela-sela pemberian dukungan terhadap capres-cawapres nomor urut 2 Jokowi-JK, di Jalan Anggrek, Kota Bandung, Kamis (12/6/2014).

Selain itu, pihaknya juga berharap presiden yang baru bisa memberikan perhatian yang lebih berupa gaji atau intensif kepada para pengurus RT dan RW yang layak‎. "Jangan sampai kita harus mengemis-ngemis meminta yang layak (gaji). Seharusnya pemerintah bisa berinisiatif," tutur Achyat yang sudah menjabat sebagai Ketua RT di Arcamanik selama 15 tahun tersebut.

Di tempat yang sama, Ketua Forum RT/RW Kabupaten Bandung Muhamad Yus Rusmana menjelaskan, saat ini para Ketua RW hanya mendapat dana operasional sebesar Rp300 ribu yang dibayar pertiga bulan.

"Tapi itu bukan honor, hanya biaya operasional saja. Seharusnya kami yang sama-sama kerja dengan pemerintah bisa mendapatkan sesuatu yang kami anggap layak," ucap Ketua RW 14, Desa Cibiru Hilir, Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung tersebut.

Sementara itu, Ketua Aliansi Rakyat Merdeka (ARM) Jumhur Hidayat, mendukung bentuk harapan Forum RT/RW terhadap presiden dan wakilnya yang akan memimpin Indonesia hingga lima tahun ke depan.

Menurut mantan Kepala BNP2TKI itu, pemerintah yang memiliki tujuan pelayanan publik seharusnya bisa memberdayakan para ketua RT atau RW sebagai corong pemerintahan dalam hal sosialisasi atau mengabarkan sesuatu hal.

"Tapi negara ini tidak punya mekanisme memberdayakan mereka sebagai pelayan publik. Kalau mereka bisa diberdayakan, setidaknya mereka bisa menjadi pengambil keputusan di tingkat kewilayahan," bebernya.

Jumhur menilai, jika hal itu bisa diwujudkan oleh presiden dan wakilnya maka bukan tidak mungkin pelayanan pemerintah, informasi, atau pun sosialisasi program pemerintah bisa langsung mengena dan diterima oleh masyarakat.

Saat ini, di Jabar terdapat sekira 185.600 RT yang terdapat di 48.147 RW, yang berada di 5.245 kelurahan di tingkat 626 kecamatan yang ada.

Untuk diketahui, saat ini Forum RT/RW bergabung bersama ARM untuk mendukung capres-cawapres nomor urut 2 Jokowi-Jk, dalam Pilpres 2014 ini.
(kri)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Pemeriksaan Febrie Adriansyah...
Pemeriksaan Febrie Adriansyah di Kejagung, Eks Penyidik KPK: Penahanan Penting agar Penyidikan Tak Diintervensi
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Petani Tebu yang Belum...
Petani Tebu yang Belum Merdeka
Pemerintah Perkuat Pengelolaan...
Pemerintah Perkuat Pengelolaan Dana Lingkungan Hidup via BPDLH
Hormati Putusan MK,...
Hormati Putusan MK, Komdigi Siap Kaji Aturan Kuota Internet
Kasus Korupsi MBG, Kejagung...
Kasus Korupsi MBG, Kejagung Buka Kemungkinan Periksa Nanik S Deyang
Infografis
Sensus Ekonomi 2026:...
Sensus Ekonomi 2026: Data untuk Memperkuat UMKM dan Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved