Prabowo Minta Masyarakat Waspada Awasi Semua Sektor Strategis
Selasa, 10 Juni 2014 - 14:24 WIB
Prabowo Minta Masyarakat Waspada Awasi Semua Sektor Strategis
A
A
A
JAKARTA - Bangsa Indonesia diminta tidak terlalu lugu agar kekayaan alamnya tidak terus-menerus dijarah bangsa lain. Praktik berdemokrasi di Indonesia jika tidak dijalankan dengan hati-hati, maka akan menjadi demokrasi wani piro.
Hal tersebut seperti disampaikan kandidat capres nomor urut 1 Prabowo Subianto saat menerima deklarasi dukungan dari Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara) yang beranggotakan kepala-kepala desa dari seluruh Indonesia.
Menurut Prabowo, sumber daya alam, birokrasi, media, dan semua sektor strategis negeri ini dapat ditukar dengan materi. Karena itu, masyarakat diminta untuk waspada.
"Ini penyakit, semua harus waspada. Karena ada kekuatan besar yang ingin beli negara ini. Semua mau dibeli. Akhirnya rakyat kita tak jelas nasibnya. Survei dibeli, surat kabar dibeli," terang Prabowo di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Selasa (10/6/2014).
Prabowo mengimbau kepada para kepala desa yang hadir untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat di bawah, bahwa selama ini pasangan Prabowo-Hatta didukung oleh banyak pihak demi mendistribusikan kekayaan Indonesia kepada rakyat.
"Tolong disampaikan ke kampung-kampung bahwa Prabowo-Hatta didukung oleh banyak pihak. Organisasi-organisasi pendukungnya jelas. Bukan organisasi papan nama. Jelaskan ke mereka bahwa kita ingin menyelamatkan kekayaan Indonesia untuk didistribusikan kepada rakyat," ujar Prabowo.
Ditambahkannya, jika saat Pilpres 9 Juli 2014 ada serangan fajar, ia mempersilakan rakyat untuk mengambil uangnya. "Karena itu adalah uang rakyat yang telah dicuri dari tangan rakyat. Tapi ingat, tetap coblos nomor satu," pungkasnya.
Hal tersebut seperti disampaikan kandidat capres nomor urut 1 Prabowo Subianto saat menerima deklarasi dukungan dari Persatuan Rakyat Desa Nusantara (Parade Nusantara) yang beranggotakan kepala-kepala desa dari seluruh Indonesia.
Menurut Prabowo, sumber daya alam, birokrasi, media, dan semua sektor strategis negeri ini dapat ditukar dengan materi. Karena itu, masyarakat diminta untuk waspada.
"Ini penyakit, semua harus waspada. Karena ada kekuatan besar yang ingin beli negara ini. Semua mau dibeli. Akhirnya rakyat kita tak jelas nasibnya. Survei dibeli, surat kabar dibeli," terang Prabowo di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Selasa (10/6/2014).
Prabowo mengimbau kepada para kepala desa yang hadir untuk menyampaikan pesan kepada masyarakat di bawah, bahwa selama ini pasangan Prabowo-Hatta didukung oleh banyak pihak demi mendistribusikan kekayaan Indonesia kepada rakyat.
"Tolong disampaikan ke kampung-kampung bahwa Prabowo-Hatta didukung oleh banyak pihak. Organisasi-organisasi pendukungnya jelas. Bukan organisasi papan nama. Jelaskan ke mereka bahwa kita ingin menyelamatkan kekayaan Indonesia untuk didistribusikan kepada rakyat," ujar Prabowo.
Ditambahkannya, jika saat Pilpres 9 Juli 2014 ada serangan fajar, ia mempersilakan rakyat untuk mengambil uangnya. "Karena itu adalah uang rakyat yang telah dicuri dari tangan rakyat. Tapi ingat, tetap coblos nomor satu," pungkasnya.
(kri)