Pilpres, TPS di Depok Berkurang 223

Selasa, 10 Juni 2014 - 13:45 WIB
Pilpres, TPS di Depok...
Pilpres, TPS di Depok Berkurang 223
A A A
DEPOK - Komisi Pemiliham Umum (KPU) Kota Depok mengumumkan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang. Terdata ada 1.253.500 DPT yang akan menggunakan hak pilihnya di 3.235 TPS yang tersebar di 63 kelurahan.

"Berkurang dibandingkan pemilihan legislatif (pileg) April lalu, sebelumnya ada 3.458 TPS kini menjadi 3.2535 jadi berkurang 223 TPS," kata Ketua KPUD Kota Depok Titik Nurhayati, Selasa (10/6/2014).

Titik menjelaskan, total DPT terdiri atas laki-laki 627.577 dan wanita 625.923. Seluruh data didapat dari jumlah DPT per kecamatan.

Antara lain Kecamatan Beji TPS 258, total DPT 106.637, Kecamatan Bojong Sari TPS 193 total DPT 73.257, Kecamatan Cilodong TPS 241 total DPT 93.037, Kecamatan Cimanggis TPS 435 total DPT 166.789, Kecamatan Cinere TPS 204 total DPT 69.138, dan Kecamatan Cipayung TPS 248 total DPT 93.551.

Sedangkan, Kecamatan Limo TPS 151 total DPT 57.860, Kecamatan Pancoran Mas TPS 423 total DPT 15.7552, Kecamatan Sawangan TPS 250 total DPT 93297, Kecamatan Sukmajaya TPS 397 total DPT 176886 serta kecamatan Tapos jumlah TPS ada 435 dan DPT 165.496.

Menurut salah satu timses pemenangan Jokowi-JK, Edi Faisal mengatakan, pengurangan TPS tersebut dapat menyebabkan tingkat partisipasi menurun.

"Pileg lalu saja tingkat partisipasinya 68 persen, kalau TPS-nya berkurang bisa saja angka partisipasinya. Kami perlu penjelasan dari KPUD Depok," katanya.

Komisioner KPUD Depok Suwarna mengatakan, pengurangan TPS dikarenakan ada re grouping. "Jadi ada jumlah TPS yang dikurangi dan digabungkan dengan TPS lain. Kalau pada pileg lalu satu TPS ada 500 pemilih, pada pilpres satu TPS ada 800 pemilih," ujarnya.

Hingga saat ini jelang penyelenggaran pilpres, pihaknya sudah melakukan beberapa tahapan. Salah satunya, kata dia, tahapan logistiknya sudah dilakukan ada dua kotak suara yang dipersiapkan sebelumnya.

"Kami juga sudah melakukan evaluasi terkait kinerja KPPS. Berangkat dari masalah lalu kami menekankan kepada setiap KPPS agar berada pada posisi netral dan tidak memihak kepada manapun," tutupnya.
(mhd)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Penahanan Sudewo Dipindah...
Penahanan Sudewo Dipindah ke Semarang Jelang Sidang Perdana Kasusnya
Mensos Gus Ipul Tegaskan...
Mensos Gus Ipul Tegaskan Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi di Kemensos
Alasan Natalius Pigai...
Alasan Natalius Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil
Silmy Karim Cs Ditahan...
Silmy Karim Cs Ditahan KPK, DPR Bakal Minta Penjelasan Kemenimipas
Minta Masukan RUU Pemilu,...
Minta Masukan RUU Pemilu, DPR Bakal Kunjungi Parpol Parlemen dan Nonparlemen
Prabowo Kenang Hari...
Prabowo Kenang Hari Lahir Soekarno Lewat Potret Sang Proklamator
Infografis
10 Wonderkid Calon Bintang...
10 Wonderkid Calon Bintang di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved