Ketua MUI: Parpol Islam sudah lama meninggalkan mesjid

Sabtu, 07 Juni 2014 - 14:40 WIB
Ketua MUI: Parpol Islam...
Ketua MUI: Parpol Islam sudah lama meninggalkan mesjid
A A A
JAKARTA - Turunnya elektabilitas partai-partai Islam dalam Pemilu 2014 dinilai akibat tidak menggunakan mesjid sebagai sarana pengkajian dan pengkaderan politik.

"Parpol Islam sudah lama meninggalkan mesjid," ujar Ketua Majelis Ulama Indonesia KH Achmad Kholil Ridwan di Rumah Polonia, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur, Sabtu (7/6/2014).

Dalam mengenalkan kembali fungsi mesjid sebagai tempat pengkajian politik, Achmad melalui forum yang ia namai Pengajian Politik Islam (PPI), secara rutin mulai mengenalkan pengajian politik yang dilakukan di mesjid. Melalui diskusi-diskusi politik yang dilaksanakan PPI, ia telah memecahkan mitos mesjid tidak digunakan sebagai tempat berpolitik.

Menurut Achmad, politik adalah panglima. Karena untuk melakukan perubahan dalam skala besar, umat membutuhkan politik sebagai alatnya. "Untuk menyelamatkan gerbong-gerbong umat Islam, maka lokomotif politik harus direbut," ujarnya.

Baginya, Pilpres 2014 harus dimenangkan umat Islam dengan mendukung partai-partai Islam yang berkoalisi mengusung pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.

"Kalau orang Islam tidak dukung Prabowo-Hatta bersama-sama partai Islam, ia adalah munafik," pungkasnya.

Seperti diketahui, perolehan suara di antara lima partai Islam peserta Pemilu 2014 tidak ada yang melebihi angka 10 persen. Berurutan dari yang terbanyak adalah PKB (9,4%), PAN (7,59%), PKS (6,79%), PPP (6,53%) dan PBB (1,46%).

Turunnya elektabilitas parpol Islam tersebut bukan hanya terjadi belakangan. Hal ini sudah terjadi secara bertahap sejak 1980-an. Perolehan suara partai Islam mulai anjlok pada pemilu 1982. Saat itu muncul jargon pengkafiran terhadap orang-orang Islam yang tidak memilih partai Islam.
(kri)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Febrie Adriansyah Dicegah...
Febrie Adriansyah Dicegah ke Luar Negeri
Baleg DPR Sangkal Kabar...
Baleg DPR Sangkal Kabar RUU Perampasan Aset Dicoret dari Prolegnas Prioritas 2026
Saatnya Koperasi Naik...
Saatnya Koperasi Naik Kelas
Momen Kapolri dan Jaksa...
Momen Kapolri dan Jaksa Agung Foto Bareng Menko Polkam, Panglima TNI, serta Kepala BIN
Prabowo: Yang Merasa...
Prabowo: Yang Merasa Indonesia Suram, Silakan kalau Mau Cari Negara Lain
BEM PTNU: Komitmen Prabowo...
BEM PTNU: Komitmen Prabowo dalam Kasus Jampidsus Cerminkan Semangat Asta Cita
Infografis
5 Madrasah Tertua di...
5 Madrasah Tertua di Indonesia, Pelopor Pendidikan Islam Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved