Jokowi-JK Janji Mereformasi Birokrasi

Kamis, 05 Juni 2014 - 10:27 WIB
Jokowi-JK Janji Mereformasi...
Jokowi-JK Janji Mereformasi Birokrasi
A A A
JAKARTA - Pasangan Calon Presiden Joko Widodo- Calon Wakil Presiden Jusuf Kalla siap melakukan reformasi birokrasi untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik.

Adapun permasalahan yang akan diselesaikan ialah seperti krisis energi, krisis pangan, dan tertinggal di sektor ekonomi dinilai bermuara pada birokrasi yang berbelit-belit, memburu rente, dan cenderung tidak transparan.

Jokowi mengatakan, bersama JK siap bekerja memperbaiki persoalan yang dihadapi bangsa Indonesia jika terpilih nanti. "Dalam rangka bekerja untuk rakyat, saya siap meminimalisir kepentingan-kepentingan yang biasanya masuk ke pemerintahan. Kenapa saya berani, karena saya orang baru," ujar Jokowi di Ballroom Ritz Carlton, Jakarta, Rabu 4 Juni 2014 malam.

Menurut dia, permasalah yang seling dihadapi bangsa ini seperti krisis energi, krisis pangan dan menurunnya pertumbuhan ekonomi dapat diselesaikan dengan membangun mental sumber daya manusia (SDM) Indonesia melalui pendidikan yang baik.

"Pendidikan yang baik tidak hanya berbicara soal kurikulum yang dapat membentuk etos dan akhlak masyarakat Indonesia menjadi baik. Namun juga soal pemerataan akses pendidikan di seluruh penjuru Nusantara. Jangan sampai terjadi lagi gap antara wilayah timur dan barat," uajar Jokowi.

Dalam hal ekonomi misalnya, selama ini pihak pengusaha selalu kesulitan menyelesaikan persoalan perizinan karena birokrasi yang berbelit. Jokowi meninginkan, hal-hal tersebut dapat diatasinya saat menjadi presiden.

"Memang susah untuk menertibkan pejabat-pejabat yang mentalnya sudah seperti itu. Tapi pengalaman saya saat menjadi wali kota dan gubernur, buktinya bisa. Yang penting kuncinya adalah telaten," ujarnya.

Dia mengajak masyarakat Indonesia menjadi lebih produktif dalam bekerja. Menurut dia, sebagai usaha untuk kongkrit menjadi bangsa yang mandiri, 240 juta rakyat harus menjadi kekuatan produksi yang besar.

"Jangan lagi jadikan Indonesia sebagai negara konsumsi. Jangan ubah desa-desa menjadi desa yang konsumtif. Kita harus jadikan desa-desa sebagai lumbung produksi," ujar Jokowi
(dam)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Gugatan Paulus Tannos...
Gugatan Paulus Tannos di Singapura Ditolak, KPK: Percepat Proses Ekstradisi ke Indonesia
Tumbuhkan Asa Jurnalis...
Tumbuhkan Asa Jurnalis Muda di Era Disruspi Digital, IJTI Gelar Konferensi Jurnalis Kampus se-Indonesia
Kemenag Catat 2 Juta...
Kemenag Catat 2 Juta Hewan Kurban Senilai Rp18,28 Triliun Dipotong saat Iduladha
KPK Kembali Geledah...
KPK Kembali Geledah Rumah Silmy di Jalan Brawijaya Jaksel
LPSK Siap Berikan Perlindungan...
LPSK Siap Berikan Perlindungan bagi Justice Collaborator Kasus BGN dan Imipas
Ditangkap Kejagung,...
Ditangkap Kejagung, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Masih Syok
Infografis
12 Terlapor dalam Kasus...
12 Terlapor dalam Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved