JK Tidak Tahu Ada Uang Lelah di Kemenlu

Rabu, 04 Juni 2014 - 15:51 WIB
JK Tidak Tahu Ada Uang...
JK Tidak Tahu Ada Uang Lelah di Kemenlu
A A A
JAKARTA - Mantan Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengaku tidak tahu ada uang lelah sebesar Rp40 juta per kegiatan, kepada mantan Menteri Luar Negeri (Menlu) Hassan Wirajuda, dalam acara konferensi internasional.

"Sebagai wapres saya tidak tahu," kata JK dalam sidang di Pengadilan Negeri Tipikor, Jakarta, Rabu (4/6/2014).

Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu dihadirkan sebagai saksi meringankan bagi mantan Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenlu Sudjadnan Parnohadiningrat, terdakwa korupsi dana pertemuan dan sidang internasional di Departemen Luar Negeri (sekarang Kemenlu) selama 2004-2005.

Lantas, Jaksa KPK menggali sumber dana kegiatan internasional itu. Menurut JK dari Deplu, tapi tidak dijelaskan secara rinci. JK menekankan pentingnya peran negara. "(Dana) Itu Deplu. Di departemen tentu ada pertimbangan. Ini rahasia, semua negara lakukan itu demi jiwa warga negaranya," ucap JK.

JK menegaskan, tidak mengetahui dugaan penerimaan uang oleh Hassan. Pasalnya, hal itu sudah sangat teknis. JK memandang, persoalan sumber dana kegiatan itu termasuk teknis di Kemenlu.

"Saya tidak tahu teknis, saya tidak bicara teknis. Saya hanya berbicara bahwa pemerintah Indonesia harus bertanggung jawab menyelamatkan warganya apabila ada masalah," tegas JK.

Seperti diketahui, Sudjadnan Parnohadiningrat didakwa melakukan tindak pidana korupsi sebesar Rp4,5 M. Dari, uang Rp4,5 miliar itu, Rp300 juta untuk kepentingan Sudjadnan sendiri.

Kepala Biro Keuangan Deplu Warsita Eka sebesar Rp15 juta, Kepala Bagian Pelaksana Anggaran Sekjen Deplu I Gusti Putu Adnyana Rp165 juta, Kepala Bagian Pengendali Anggaran Sekjen Deplu Suwartini Wirta sebesar Rp165 juta, dan Sekretariat Jenderal Deplu Rp110 juta dan mantan Menteri Luar Negeri kebagian dana sebesar Rp440 juta dari Sudjadnan.
(maf)
Berita Terkait
Kemenlu Ukraina: Pasukan...
Kemenlu Ukraina: Pasukan Rusia Tembaki Masjid di Mariupol
Kemenlu Umumkan 406...
Kemenlu Umumkan 406 WNI di Luar Negeri Terkonfirmasi COVID-19
Pejabat Kemenlu AS Sebut...
Pejabat Kemenlu AS Sebut Indonesia Pegang Peran Penting di G20
Terungkap! Maling Online...
Terungkap! Maling Online Wara-Wiri di Kemenlu Asia dan Afrika
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
KPK Punya Lima Kasus...
KPK Punya Lima Kasus yang Harus Dituntaskan Segera
Berita Terkini
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Dua Truk Towing Masuk...
Dua Truk Towing Masuk Rumah Silmy Karim saat KPK Lakukan Penggeledahan
Panitia Mubes Kosgoro...
Panitia Mubes Kosgoro 1957 Terima Dokumen Lengkap Caketum La Ode Safiul Akbar
Islah Bahrawi Mengaku...
Islah Bahrawi Mengaku Dapat Intimidasi dari OTK, Rumah Diintai hingga Aktivitasnya Dibuntuti
Bahaya Romantisasi Oligarki...
Bahaya Romantisasi Oligarki Putih
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved