Jadi Timses Prabowo-Hatta, Dua Pemimpin Garut Minta Cuti
Senin, 02 Juni 2014 - 12:54 WIB
Jadi Timses Prabowo-Hatta, Dua Pemimpin Garut Minta Cuti
A
A
A
GARUT - Bupati dan Wakil Bupati Garut mengajukan cuti kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Pengajuan cuti ini berkaitan keikutsertaan keduanya dalam tim sukses pencalonan presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto-Hatta Rajasa.
Mereka beralasan, pengajuan cuti ini dilatari agar dapat fokus pada pemenangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut satu di Kabupaten Garut.
Ketentuan bagi kepala daerah yang menjadi tim sukses atau tim kampanye pasangan capres cawapres telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2013. Setiap kepala daerah yang ikut ambil bagian, bisa mengajukan cuti.
"Saya dan Wakil Bupati, Helmi Budiman, akan mengambil cuti setiap Sabtu dan Minggu. Karena kami akan menjadi juru kampanye pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa," kata Rudy, Senin (2/6/2014).
Dari informasi yang dihimpun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan masa kampanye akan resmi dimulai pada 4 Juni 2014 mendatang. Meski menyatakan akan cuti di setiap akhir pekan, Rudy mengaku siap jika diperlukan untuk berkampanye di hari apapun.
Terkait adanya kekhawatiran mengenai keterlibatan aparatur pemerintah dalam kampanye salah satu pasangan capres dan cawapres, Rudy mengimbau seluruh PNS di Garut bersikap netral. Ia berharap agenda Pilpres 2014 diserahkan kepada masyarakat sebagai bagian dari pesta demokrasi.
Mereka beralasan, pengajuan cuti ini dilatari agar dapat fokus pada pemenangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) nomor urut satu di Kabupaten Garut.
Ketentuan bagi kepala daerah yang menjadi tim sukses atau tim kampanye pasangan capres cawapres telah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2013. Setiap kepala daerah yang ikut ambil bagian, bisa mengajukan cuti.
"Saya dan Wakil Bupati, Helmi Budiman, akan mengambil cuti setiap Sabtu dan Minggu. Karena kami akan menjadi juru kampanye pasangan Prabowo Subianto-Hatta Rajasa," kata Rudy, Senin (2/6/2014).
Dari informasi yang dihimpun, Komisi Pemilihan Umum (KPU) menetapkan masa kampanye akan resmi dimulai pada 4 Juni 2014 mendatang. Meski menyatakan akan cuti di setiap akhir pekan, Rudy mengaku siap jika diperlukan untuk berkampanye di hari apapun.
Terkait adanya kekhawatiran mengenai keterlibatan aparatur pemerintah dalam kampanye salah satu pasangan capres dan cawapres, Rudy mengimbau seluruh PNS di Garut bersikap netral. Ia berharap agenda Pilpres 2014 diserahkan kepada masyarakat sebagai bagian dari pesta demokrasi.
(hyk)