Berlebihan Instruksi Awasi Khotib Saat Khotbah

Minggu, 01 Juni 2014 - 22:23 WIB
Berlebihan Instruksi...
Berlebihan Instruksi Awasi Khotib Saat Khotbah
A A A
SURABAYA - Instruksi mengawasi materi khotbah para khotib di masjid yang dikeluarkan oleh PDIP, mendapat reaksi keras dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur (Jatim).

Salah satu Ketua MUI Jatim Najib Hamid mengatakan instruksi untuk mengawasi khotbah di masjid merupakan tindakan berlebihan dan over produktif.

"Kalau sampai harus mengawasi materi khotbah di masjid itu tindakan berlebihan, sangat tidak wajar dan bisa melukai perasaan umat Islam," kata Najib Hamid di Surabaya, Minggu (1/6/2014).

Menurut Sekretaris Pengurus Wilayah Muhammadiyah (PWM)Jawa Timur itu, tindakan mengawasi khotib adalah tindakan yang dinilai masih menyinggung perasaan orang lain.

Apalagi selama ini khotib selalu menyampaikan kebaikan dalam setiap pidato yang disampaikan. Jika ada ada khotib yang kampnye hitam itu bukan khotib. tapi tukang fitnah.

Namun Najib menyatakan tidak mungkin ada khotib bertindak sebodoh itu. Materi yang disampaikan pastilah mengajak kebaikan bukan menyudutkan orang lain.

"Lalu kalau sampai ada yang mengamati kemudian melaporkan itu tidankan tidak wajar. Yang memata matai sendiri berati tidak berniat ibadah, karena kosentrasi mencatat materi khotbah," tandasnya.

Najib mengajak agar dalam kondisi politik sekarang, di mana pemilihan capres berlangsung, semua mihak bisa menahan diri. Kampanye hitam, jelasnya, tidak akan dibawa oleh para khotib. Oleh sebab itu, tidak perlu ada instruksi atau harus memata matai.

"Saya bisa memastikan karena khotib khotbah Jumat bukan juru kampanye yang menjelek-jelakan pasangan capres. Mereka adalah ibadah," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
Partai Perindo Dorong...
Partai Perindo Dorong Aturan Pemilu Harus Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Dikocok Ulang
Pigai Usul Jabatan Utama...
Pigai Usul Jabatan Utama Polri Bisa Diisi Sipil, Pakar Hukum: Bisa Timbulkan Persoalan
Wali Kota Agustina Bawa...
Wali Kota Agustina Bawa Inovasi Semarang ke Panggung Nasional, Tawarkan Solusi Ketahanan Pangan Kota Masa Depan
Sari Yuliati Terpilih...
Sari Yuliati Terpilih sebagai Ketum PPK Kosgoro 1957 Periode 2026-2031
Prabowo Berulang Kali...
Prabowo Berulang Kali Ingatkan Jajarannya, Tugas Berat adalah Melawan Korupsi
Kasus dr Tifa dan Roy...
Kasus dr Tifa dan Roy Suryo P-21, Akankah Polemik Ijazah Berakhir di Pengadilan?
Infografis
Saat Sekutu Berhenti...
Saat Sekutu Berhenti Menuruti Donald Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved