Belum Dianggarkan, Nazaruddin Sudah Tahu Ada Proyek Hambalang
Senin, 26 Mei 2014 - 15:51 WIB
Belum Dianggarkan, Nazaruddin Sudah Tahu Ada Proyek Hambalang
A
A
A
JAKARTA - Mantan Direktur Marketing PT Anak Negeri Mindo Rosalina Manullang alias Rosa mengaku pernah dipanggil oleh atasannya Muhammad Nazaruddin, yang juga tercatat sebagai mantan Bendahara Umum Partai Demokrat.
"Setelah pelantikan Pak Nazar (jadi anggota DPR), saya pernah dipanggil ke ruangannya. Setelah Oktober-September 2009, di Jalan warung buncit di Lantai 4," kata Rosa saat bersaksi untuk Mantan Menpora Andi Alifian Mallarangeng, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/5/2014).
Rosa menjelaskan, Nazaruddin menyampaikan dirinya akan difokuskan mengurus proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian BUMN.
"Dia bilang begini, kamu mulai sekarang tidak lagi terjun di Kementerian Pendidikan tapi sekarang biarkan mereka yang wakil-wakilmu di kementerian. Kamu nanti mau saya tarik di Kemenpora dan Kementerian BUMN," kata Rosa menirukan ucapan Nazaruddin.
Lalu, jaksa KPK mencecar Rosa perihal proyek Hambalang seniali Rp2,5 triliun itu. Rosa tidak menampik Nazaruddin sudah mengetahui bakal ada proyek Hambalang sebelum anggaran dibahas.
"Iya pak, setelah magrib dia katakan nanti jangan pulang dulu saya mau ajak kamu ke daerah sekitar Senayan. Saya tanya tentang apa? Nanti akan ada proyek yang nilainya besar, satu untuk SEA Games satu lagi proyek Hambalang," tegasnya.
"Setelah pelantikan Pak Nazar (jadi anggota DPR), saya pernah dipanggil ke ruangannya. Setelah Oktober-September 2009, di Jalan warung buncit di Lantai 4," kata Rosa saat bersaksi untuk Mantan Menpora Andi Alifian Mallarangeng, di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (26/5/2014).
Rosa menjelaskan, Nazaruddin menyampaikan dirinya akan difokuskan mengurus proyek di Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dan Kementerian BUMN.
"Dia bilang begini, kamu mulai sekarang tidak lagi terjun di Kementerian Pendidikan tapi sekarang biarkan mereka yang wakil-wakilmu di kementerian. Kamu nanti mau saya tarik di Kemenpora dan Kementerian BUMN," kata Rosa menirukan ucapan Nazaruddin.
Lalu, jaksa KPK mencecar Rosa perihal proyek Hambalang seniali Rp2,5 triliun itu. Rosa tidak menampik Nazaruddin sudah mengetahui bakal ada proyek Hambalang sebelum anggaran dibahas.
"Iya pak, setelah magrib dia katakan nanti jangan pulang dulu saya mau ajak kamu ke daerah sekitar Senayan. Saya tanya tentang apa? Nanti akan ada proyek yang nilainya besar, satu untuk SEA Games satu lagi proyek Hambalang," tegasnya.
(kri)