BIN-LKBN Antara Luncurkan Buku Kajian Masalah Strategis Indonesia

Jum'at, 23 Mei 2014 - 10:02 WIB
BIN-LKBN Antara Luncurkan...
BIN-LKBN Antara Luncurkan Buku Kajian Masalah Strategis Indonesia
A A A
JAKARTA - Menjelang pergantian pemimpin nasional yang tinggal beberapa bulan lagi, Dewan Analis Badan Intelijen Negara (DAS BIN) mengajak masyarakat untuk mengawal dan ikut memikirkan masa depan bangsa Indonesia.

Hal itu terungkap dalam acara Bedah Buku “Menyongsong 2014-2019 Memperkuat Indonesia Dalam Dunia Yang Berubah” yang digelar oleh LKBN Antara bersama dengan DAS BIN di Raflesia Grand Ballroom, Balai Kartini, Jakarta Pusat.

“Yang menarik dari buku ini adalah keberanian untuk mengkritik praktik-praktik yang bertentangan dengan konstitusi, jarang ada lembaga pemerintah yang kritis,” ujar salah seorang pembicara Teuku Rezasyah, Kamis 22 Mei 2014

Buku setebal 460 halaman ini digagas dan diprakarsai oleh Kepala Badan Intelijen Negara RI (BIN) Letnan Jenderal TNI (Purn) Marciano Norman, yang memandang perlu dibuatnya sebuah kajian forecasting atau prakiraan ke depan kondisi bangsa dan Negara Kesatuan Republik (NKRI).

“Buku ini layak menjadi panduan bagi pemerintah baru terkait dengan kemandirian dan rencana strategis 2014-2019. Serta bagaimana langkah-langkah antisipasi dan pemecahannya,” katanya.

Materi yang akan dibedah dalam buku ini meliputi tujuh bidang strategis yakni, Lingkungan Strategis Global dan Regional; Ideologi, Politik dan Pemerintahan; Sosial Budaya; Ekonomi; Sumber Daya Alam dan Kebijakan Energi Nasional; Pertahanan dan Keamanan terkait dengan Indonesia lima tahun ke depan. “Judul buku ini seharusnya diganti menjadi Rencana Stategis Indonesia dalam Lima Tahun Mendatang. Buku ini bisa dilihat sebagai naskah akademik," ujar Rejasyah yang merupakan Dosen Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran Bandung.

Hadir juga dalam acara “Pembedah” buku ini adalah pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Ikrar Nusa Bhakti, Pengamat Ekonomi dari Universitas Indonesia (UI) Ninasapti Triaswati.

Buku ini disusun Dewan Analis Strategis (DAS) BIN. Lembaga non-struktural di lingkungan badan intelejen ini merupakan think tank bagi pimpinan BIN. Mantan Menteri Negara Riset dan Teknologi di era Abdurahman Wahid, Muhammad AS Hikam, menjadi editor buku ini. Sejumlah ilmuwan, seperti cendikiawan Anies Baswedan dan Kurtubi, dilibatkan dalam pembuatan buku ini. Sebanyak 18 focused discussion group dan dua seminar nasional digelar dalam proses penulisan.

Peluncuran buku ini menjadi satu cara yang dilakukan BIN untuk mewujudkan amanat reformasi. "Kami ingin mendekatkan diri denganmasyarakat dan begitu pula sebaliknya," ujar Ketua DAS BIN Suyanto.

Dia menambahkan, kajian strategis ini juga sejalan dengan tugas pokokdan fungsi BIN untuk melakukan deteksi dini dan memberikan masukansebagai bahan pertimbangan kebijakan nasional.
(dam)
Berita Terkait
5 Kepala Badan Intelijen...
5 Kepala Badan Intelijen Negara Pertama di Indonesia, Nomor 1 Dijuluki Bapak Intelijen
Sama-sama Mengemban...
Sama-sama Mengemban Misi Intelijen, Ini Perbedaan BIN dan BAIS TNI
Siapa Jonathan Pollard?...
Siapa Jonathan Pollard? Agen Intelijen yang Bekerja Memata-matai AS untuk Israel
Perangi COVID-19, BIN...
Perangi COVID-19, BIN Semprotkan Disinfektan di Jalanan Ibukota
4 Fakta Menarik Zulkifli...
4 Fakta Menarik Zulkifli Lubis, Kolonel Intelijen Pertama Indonesia
Perusahaan Terkait Intelijen...
Perusahaan Terkait Intelijen China Kantongi Data 2.100 Warga Indonesia
Berita Terkini
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
PPATK Ungkap Perputaran...
PPATK Ungkap Perputaran Dana Judi Online Turun hingga Rp286,84 Triliun di Era Prabowo
Yane Bima Arya Harap...
Yane Bima Arya Harap Setiap Anak Peroleh Kasih Sayang dan Rasa Aman
90 AKBP Dapat Promosi...
90 AKBP Dapat Promosi Jabatan Jadi Kombes Pol pada Mutasi Juni 2026, Ini Namanya
Samin Tan Cs Segera...
Samin Tan Cs Segera Disidang Kasus Korupsi Tambang
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved