Kader Demokrat Pilih Dukung Prabowo

Selasa, 20 Mei 2014 - 13:52 WIB
Kader Demokrat Pilih...
Kader Demokrat Pilih Dukung Prabowo
A A A
JAKARTA - Hingga hari terakhir pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden peserta Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, Partai Demokrat belum mengumumkan sikap resmi partainya.

Di tengah kondisi tersebut, ada sebagian kader yang ingin memberikan dukungannya ke capres yang diusung Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Ketua Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Demokrat Achsanul Qosasih mengatakan, meski hingga H-1 pendaftaran pilpres pihaknya belum memberi dukungan ke kelompok manapun, namun hal itu bukan berarti mereka golput.

"Kalau tidak golput berarti kita harus milih. Kami ingin milih yang potensinya besar untuk menang," ujar Achsanul saat ditemui wartawan di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (20/5/2014).

Ia berpandangan, seharusnya Partai Demokrat harus mendukung Prabowo. Namun keputusan untuk memberikan dukungan ke pihak mana, akan dikembalikan kepada keputusan ketua umum.

Kenapa Prabowo Subianto? Achsanul Qosasih mengatakan, apa yang dicita-citakan Prabowo selama ini inline dengan visi misi Partai Demokrat. "Terutama terkait dua hal, yang pertama tentang kedaulatan energi. Dan yang kedua tentang kemandirian pangan," ujar Achsanul.

Ia menambahkan, antara Partai Demokrat dan Partai Gerindra memiliki banyak kesamaan. Pertama, Partai Demokrat dan Partai Gerindra adalah partai yang sama-sama dibangun setelah reformasi. Kedua, background pimpinan kedua partai sama-sama dari militer.

Ketiga, Pak SBY dan Pak Prabowo, keduanya memiliki nasionalisme dan wawasan kebangsaan yang tinggi. "Kita tak perlu ragukan lagi merah putihnya Pak SBY dan Prabowo," ujar Achsanul.

Achsanul menginginkan Partainya bisa bergabung dengan Partai Gerindra karena ia menilai kedua partai memiliki kombinasi yang baik. Ia mengatakan, Partai Demokrat memiliki pemilih dari kalangan profesional dengan tingkat ekonomi menengah atas.

Sedangkan Partai Gerindra memiliki karakter pemilih pemula dan dari kalangan grassroot dengan tingkat ekonomi menengah bawah. "Akan dahsyat sekali jika formula kedua partai ini dikombinasikan," ujar Achsanul.

Namun, bagaimana sikap final yang akan diambil partainya, ia menyerahkannya kepad ketua umum. "Kita tunggu saja," pungkasnya.
(maf)
Berita Terkait
Jadwal dan Panggung...
Jadwal dan Panggung Debat Capres dan Cawapres 2024
Digelar 5 Kali, Berikut...
Digelar 5 Kali, Berikut Jadwal Debat Capres dan Cawapres 2024
Haedar Nashir: Debat...
Haedar Nashir: Debat Capres-Cawapres Jangan seperti Cerdas Cermat
Soal Debat Capres-Cawapres,...
Soal Debat Capres-Cawapres, Wapres: Capres Sendiri, Cawapres Sendiri
Debat Capres-Cawapres...
Debat Capres-Cawapres dan Capaian RPJMN Kesehatan
MK Tolak Gugatan Batas...
MK Tolak Gugatan Batas Usia Capres-Cawapres 35 Tahun
Berita Terkini
Aspri John Field Ungkap...
Aspri John Field Ungkap Dibekali Kartu Kredit untuk Entertain Pejabat Bea Cukai
Kejagung Lelang 90 Unit...
Kejagung Lelang 90 Unit Apartemen di Jaksel Milik Terpidana Benny Tjokro
Perkuat Kolaborasi,...
Perkuat Kolaborasi, Google Siap Dukung Revisi UU Hak Cipta
Gus Yaqut Segera Disidang...
Gus Yaqut Segera Disidang terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Kritik Baru terhadap...
Kritik Baru terhadap Putusan Arbitrase Laut China Selatan: Perspektif Realisme
Penyidik Polri Datangi...
Penyidik Polri Datangi Gedung Pidsus Kejagung, Bawa Koper Besar
Infografis
Kaleidoskop 2025: 6...
Kaleidoskop 2025: 6 Program Utama Pemerintahan Prabowo-Gibran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved