Demokrat tentukan sikap paling lambat 20 Mei
Minggu, 18 Mei 2014 - 17:20 WIB
Demokrat tentukan sikap paling lambat 20 Mei
A
A
A
Sindonews.com - Meski memiliki keterbatasan dalam menentukan pilihan, Partai Demokrat dinilai harus tetap menentukan sikap dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) Juli 2014 mendatang.
Mengantongi hanya 10 persen suara dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 serta elektabilitas calon presiden (capres) hasil konvensi masih di bawah capres yang diusung partai lain, membuat Demokrat tidak memiliki banyak opsi.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, dengan kondisi yang terpuruk seperti saat ini, untuk mengajak partai lain berkoalisi dengan Demokrat tidak mudah.
Pilihan dan opsi itu adalah diantaranya, Partai Demorkat dapat mendukung capres yang ada. "Kalau cocok dan bisa berkoalsi dengan partai lain," ujar SBY saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Partai Demokrat, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Minggu (18/5/2014).
Ia menambahkan, meski berpeluang kecil, Partai Demokrat bisa saja mencalonkan capres dan cawapres sendiri. Opsi lain, tidak bergabung dengan kubu manapun dalam pencalonan pilpres.
Namun, untuk memilih opsi yang benar, SBY mengatakan akan mendengarkan masukan dan perkembangan situasi yang dihadapi dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat yang hadir dalam rapimnas.
"Saya sebagai ketua umum partai sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, akan menggunakan pandangan dan sikap kader di pusat dan daerah sebagai landasan dan rujukan untuk menentukan sikap paling lambat tanggal 20 Mei mendatang," pungkas SBY.
Mengantongi hanya 10 persen suara dalam Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 serta elektabilitas calon presiden (capres) hasil konvensi masih di bawah capres yang diusung partai lain, membuat Demokrat tidak memiliki banyak opsi.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, dengan kondisi yang terpuruk seperti saat ini, untuk mengajak partai lain berkoalisi dengan Demokrat tidak mudah.
Pilihan dan opsi itu adalah diantaranya, Partai Demorkat dapat mendukung capres yang ada. "Kalau cocok dan bisa berkoalsi dengan partai lain," ujar SBY saat membuka Rapat Pimpinan Nasional Partai Demokrat, di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Minggu (18/5/2014).
Ia menambahkan, meski berpeluang kecil, Partai Demokrat bisa saja mencalonkan capres dan cawapres sendiri. Opsi lain, tidak bergabung dengan kubu manapun dalam pencalonan pilpres.
Namun, untuk memilih opsi yang benar, SBY mengatakan akan mendengarkan masukan dan perkembangan situasi yang dihadapi dari Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Partai Demokrat yang hadir dalam rapimnas.
"Saya sebagai ketua umum partai sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, akan menggunakan pandangan dan sikap kader di pusat dan daerah sebagai landasan dan rujukan untuk menentukan sikap paling lambat tanggal 20 Mei mendatang," pungkas SBY.
(maf)