Presiden mendatang jangan tersandera kebijakan parpol

Jum'at, 09 Mei 2014 - 17:32 WIB
Presiden mendatang jangan...
Presiden mendatang jangan tersandera kebijakan parpol
A A A
Sindonews.com - Penjajakan koalisi yang dilakukan partai politik (parpol) menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014, diharapkan mengedepankan semangat presidensialisme.

Hal tersebut dikatakan Direktur Ekskutif Indonesian Public Institute (IPI) Karyono Wibowo. Menurutnya, jika koalisi dibangun dengan semangat presidensialisme, maka program yang akan dijalankan oleh presiden dan wakil presiden terpilih nanti, bisa berjalan efektif.

"Koalisi apa pun namanya, spirit presidensialisme harus muncul. Jangan seperti sekarang. Di mana presiden sering tersandera oleh kebijakan partai politik di parlemen," kata Karyono pada diskusi politik bertema Membangun Sistem Pengawasan Pemilu Untuk Menegakkan Presidensialisme, di Gedung Bawaslu, Jakarta, Jumat (9/5/2014)

Menurut Karyono, pasangan presiden SBY-Boediono didukung 78 persen kekuatan parpol yang tergabung di Sekretariat Kabinet (Setkab) di parlemen saat ini, tapi kebijakannya tetap saja terganjal.

Pemerintah tidak pernah leluasa menjalankan kebijakannya karena sistem yang dianut masih quasi parlementer, yakni setengah parlementer, setengah presidensial.

"Jadi jenis kelaminnya tidak jelas. Presiden pun sering tersandera. Sekalipun programnya pro rakyat, tapi belum tentu mulus di DPR. Makanya ke depan harus ada komitmen kuat dari partai yang berkoalisi bahwa mereka harus memperkuat presidensial," ujarnya.
(maf)
Berita Terkait
Dosen Fisip Kalsel:...
Dosen Fisip Kalsel: Bahas Dana Alutsista 700 Triliun, Penampilan Anies Terkesan Cari Panggung
Sarat Indikasi Pelanggaran,...
Sarat Indikasi Pelanggaran, Aktivis Ciputat Kampanyekan Tagar Lawan Pemilu Curang
Gara-gara Covid-19,...
Gara-gara Covid-19, Pilpres Polandia Jadi 'Pilpres Hantu'
Jazz dan Pilpres
Jazz dan Pilpres
Gagahnya Ganjar-Mahfud...
Gagahnya Ganjar-Mahfud Kompak Pakai Jaket Bomber ala Pilot Top Gun
Potret Tiga Capres Ikuti...
Potret Tiga Capres Ikuti Debat Ketiga Pilpres 2024
Berita Terkini
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Revisi UU Polri, Menteri...
Revisi UU Polri, Menteri Pigai Usulkan Sejumlah Jabatan Utama Bisa Diisi Sipil
Film Pesta Babi Bergeser...
Film Pesta Babi Bergeser dari Kritik Sosial Jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved