Anas pertimbangkan SBY dan Ibas jadi saksi ahli
Rabu, 07 Mei 2014 - 20:31 WIB
Anas pertimbangkan SBY dan Ibas jadi saksi ahli
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Edhie Baskoro Yudhoyono alias ibas menolak menjadi saksi meringankan bagi Anas Urbaningrum. Namun, Anas tampaknya mempertimbangkan akan dijadikan saksi ahli.
"Saya ingin sampaikan, kalau mau objektif Pak SBY itu tidak dalam posisi saksi meringankan, kalau mau objektif betul melihat perkara yang disangkakan kepada saya, Pak SBY dan Ibas itu terang menderang sangat layak jadi saksi fakta," ujar Anas di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2014).
Anas menilai sangat relevan jika KPK memeriksa SBY dan Ibas diperiksa sebagai saksi fakta. "Tapi sampai berakhirnya proses penyidikan tidak pernah dipanggil saksi fakta, karena itu saya meminta agar hadir sebagai saksi meringankan," tuturnya.
Namun, ia meragukan SBY dan Ibas mau bersaksi untuk dirinya. "Jangan-jangan nanti kesaksiannya meringankan untuk saya justru memberatkan dirinya," ucap mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini.
Kendati demikian, Anas tetap menaruh harapan besar agar KPK bisa menghadirkan SBY dan Ibas sebagai saksi. Meski jadi saksi meringankan ditolak, Anas berharap SBY dan Ibas bersedia sebagai saksi ahli.
"Iya nanti, istiharah dulu. Mudah-mudahan siapa tahu beberapa hari ini ada perubahan kan," punglas mantan komisioner KPU ini.
"Saya ingin sampaikan, kalau mau objektif Pak SBY itu tidak dalam posisi saksi meringankan, kalau mau objektif betul melihat perkara yang disangkakan kepada saya, Pak SBY dan Ibas itu terang menderang sangat layak jadi saksi fakta," ujar Anas di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2014).
Anas menilai sangat relevan jika KPK memeriksa SBY dan Ibas diperiksa sebagai saksi fakta. "Tapi sampai berakhirnya proses penyidikan tidak pernah dipanggil saksi fakta, karena itu saya meminta agar hadir sebagai saksi meringankan," tuturnya.
Namun, ia meragukan SBY dan Ibas mau bersaksi untuk dirinya. "Jangan-jangan nanti kesaksiannya meringankan untuk saya justru memberatkan dirinya," ucap mantan Ketua Umum Partai Demokrat ini.
Kendati demikian, Anas tetap menaruh harapan besar agar KPK bisa menghadirkan SBY dan Ibas sebagai saksi. Meski jadi saksi meringankan ditolak, Anas berharap SBY dan Ibas bersedia sebagai saksi ahli.
"Iya nanti, istiharah dulu. Mudah-mudahan siapa tahu beberapa hari ini ada perubahan kan," punglas mantan komisioner KPU ini.
(kri)