Anas bantah batik yang disita KPK mahal
Rabu, 07 Mei 2014 - 19:02 WIB
Anas bantah batik yang disita KPK mahal
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum membantah 20 helai batik yang disita Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari rumahnya di Duren Sawit berharga mahal.
"Enggak (mahal)," kata Anas di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2014).
Hari ini, Anas kembali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus proyek Sport Center Hambalang. Anas diperiksa sekira tiga jam lamanya.
"Tadi saya tanya ke penyidik, saya sampaikan begini, batik itu disiapkan untuk dipakai ketika persidangan, koq diambil sih batik untuk persidangan. Penyidiknya tertawa," imbuhnya.
Anas berharap, KPK mengambalikan batik yang disita jika tidak berkaitan dengan kasus yang tengah disidik oleh KPK.
"Tolong lah kalau bisa dikembalikan, tolonglah kalau ada yang dicurigai atau layak dicurigai, yang dicurigai saja dalam konteks apa saya tidak tahu, tapi yang tidak tolong dikembalikan," tegasnya.
"Enggak (mahal)," kata Anas di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2014).
Hari ini, Anas kembali menjalani pemeriksaan sebagai tersangka dalam kasus proyek Sport Center Hambalang. Anas diperiksa sekira tiga jam lamanya.
"Tadi saya tanya ke penyidik, saya sampaikan begini, batik itu disiapkan untuk dipakai ketika persidangan, koq diambil sih batik untuk persidangan. Penyidiknya tertawa," imbuhnya.
Anas berharap, KPK mengambalikan batik yang disita jika tidak berkaitan dengan kasus yang tengah disidik oleh KPK.
"Tolong lah kalau bisa dikembalikan, tolonglah kalau ada yang dicurigai atau layak dicurigai, yang dicurigai saja dalam konteks apa saya tidak tahu, tapi yang tidak tolong dikembalikan," tegasnya.
(kri)