Kata Marzuki soal peluang dirinya balik ke Senayan
Jum'at, 25 April 2014 - 18:01 WIB
Kata Marzuki soal peluang dirinya balik ke Senayan
A
A
A
Sindonews.com - Ketua DPR Marzuki Alie diprediksi gagal masuk kembali menjadi anggota dewan untuk mengisi jabatan periode 2014 hingga 2019.
Marzuki menguraikan beberapa alasan, mengapa tingkat keterpilihannya bisa rendah seperti yang ramai dibicarakan. Salah satunya ialah karena jabatan sebagai Ketua DPR yang banyak menyita waktu.
"Sebagai Ketua DPR saya banyak tugas keliling Indonesia walaupun saya tetap jaga konstituen, selalu turun apabila ada bencana dan sebagainya," kata Marzuki saat berbincang dengan Sindonews, Jumat (25/4/2014).
Kedua, kata dia, maraknya politik uang di daerah pemilihannya (dapil). Ia menegaskan, tak menggunakan pola tersebut selama proses kampanye.
"Saya kampanye tidak usah pilih saya kalau meminta uang atau sembako, karena saya tidak mau menyuap rakyat hanya untuk menjadi anggota DPR," tegasnya.
Marzuki juga mengakui, citra Partai Demokrat memengaruhi keterpilihannya. Sementara penyebab minimnya suara yang didapatkannya adalah, masih adanya kecurangan yang dilakukan penyelenggara pemilu. "Penyelenggara pemilu yang tidak amanah, masih banyak penggelembungan suara saat C1, dan D1," tuntasnya.
Marzuki menguraikan beberapa alasan, mengapa tingkat keterpilihannya bisa rendah seperti yang ramai dibicarakan. Salah satunya ialah karena jabatan sebagai Ketua DPR yang banyak menyita waktu.
"Sebagai Ketua DPR saya banyak tugas keliling Indonesia walaupun saya tetap jaga konstituen, selalu turun apabila ada bencana dan sebagainya," kata Marzuki saat berbincang dengan Sindonews, Jumat (25/4/2014).
Kedua, kata dia, maraknya politik uang di daerah pemilihannya (dapil). Ia menegaskan, tak menggunakan pola tersebut selama proses kampanye.
"Saya kampanye tidak usah pilih saya kalau meminta uang atau sembako, karena saya tidak mau menyuap rakyat hanya untuk menjadi anggota DPR," tegasnya.
Marzuki juga mengakui, citra Partai Demokrat memengaruhi keterpilihannya. Sementara penyebab minimnya suara yang didapatkannya adalah, masih adanya kecurangan yang dilakukan penyelenggara pemilu. "Penyelenggara pemilu yang tidak amanah, masih banyak penggelembungan suara saat C1, dan D1," tuntasnya.
(maf)