Anggota KPU Kutai Timur gelembungkan suara sejumlah partai

Jum'at, 25 April 2014 - 01:46 WIB
Anggota KPU Kutai Timur...
Anggota KPU Kutai Timur gelembungkan suara sejumlah partai
A A A
Sindonews.com - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kutai Timur, Kalimantan Timur ketahuan menggelembungkan suara sejumlah partai. Komisioner KPU Kutai Timur bernama Hasbullah terbukti menggelembungkan suara sejumlah caleg.

Modus yang digunakan Hasbullah adalah menggelembungkan suara saat pleno KPU Kutai Timur berlangsung. Saat sejumlah saksi parpol meminta salinan rekap pleno dibagikan, ditemukan sejumlah keganjilan.

Saksi dari Partai Nasdem kaget menemukan suara milik partainya hilang hingga 1.000 suara. Melihat keganjilan itu, saksi Partai Nasdem langsung protes ke Ketua KPU Kutai Tmur Fahmi Idris. Fahmi langsung menelaah protes tersebut dan langsung menemukan ada kesalahan.

Ada beda hasil rekapitulasi suara yang masuk dalam master data dengan hasil rekapitulasi suara yang sudah dicetak yang ditandatangani saksi parpol. Penggelembungan dan pemindahan suara ini nyaris saja lolos. Beruntung ada satu parpol yang jeli melihat perbedaan suara tersebut.

Fahmi Idris mengaku kecolongan dengan adanya perubahan data. Dia bahkan mengaku kaget dengan munculnya protes dari saksi parpol. “Kami tidak tahu kalau data sudah diubah sehingga kami tanda tangani. Begitu ada yang protes kami kaget dan langsung mencocokkan data yang dicetak dan data yang kami simpan,” kata Fahmi saat dikonfirmasi, Kamis (24/4/2014).’

Mengetahui ada perbedaan data tersebut, KPU Kutai Timur langsung melakukan investigasi. Hasilnya, Hasbullah terbukti melakukan perubahan data dan menggelembungkan suara caleg. Caleg yang digelembungkan suaranya yakni caleg dari Partai Nasdem, PDIP, PKS, Golkar dan Gerindra.

“Yang bersangkutan sudah mengakui perbuatannya. Sekarang sedang ditangani kepolisian,” tambahnya.

Kepolisian Resor Kutai Timur kini tengah menyelidiki kasus penggelembungan suara ini. Beberapa saksi diperiksa dan sejumlah barang bukti diamankan.
(kri)
Berita Terkait
Aliansi Mahasiswa Laporkan...
Aliansi Mahasiswa Laporkan Pengaduan dalam Pelanggaran Pemilu
3 Hal yang Dilarang...
3 Hal yang Dilarang di Masa Tenang Pemilu, Berikut Sanksinya
Ketidaknetralan Bukti...
Ketidaknetralan Bukti Ketidakmampuan dan Takut Kalah Pilpres 2024
Bawaslu Susun Rancangan...
Bawaslu Susun Rancangan Peraturan Investigasi Pelanggaran Pemilu
Begini Alur Laporan...
Begini Alur Laporan Terkait Dugaan Pelanggaran Pemilu
Tekan Pelanggaran, Bawaslu...
Tekan Pelanggaran, Bawaslu Luncurkan Indeks Kerawanan Pemilu
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved