Akil akui pernah bertemu Atut di Singapura
Kamis, 24 April 2014 - 13:29 WIB
Akil akui pernah bertemu Atut di Singapura
A
A
A
Sindonews.com - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) AkilMochtar bersaksi untuk Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan selaku terdakwa dalam kasus dugaan suap sengketa Pemilukada Lebak, Banten. Wawan merupakan adik Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah.
Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Akil tidak membantah pernah bertemu Gubernur Banten Ratut Atut Chosiyah di Singapura. Akil berdalih pergi ke Singapura untuk kepentingan berobat.
"Saya pernah ketemu tapi di bandara, (karena) satu pesawat, saya ke Singapura kepentingan berobat," kata Akil saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2014).
Akil mengakui dalam pertemuannya di Singapura, Atut sempat menyinggung soal sengketa Pemilukada Banten. Saat itu persoalan Pemilukada Banten dipimpin oleh Mahfud MD sebagai Ketua Panel, serta Anwar Usman dan Maria Farida Indrati.
"Saya mengatakan saya tidak ingat persis karena belum ada perkara waktu itu masuk untuk Banten," tukasnya.
Dalam kasus ini, Wawan sudah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) KPK, Jakarta. Akil sendiri sudah berstatus sebagai terdakwa.
Dalam kesaksiannya di Pengadilan Tipikor Akil tidak membantah pernah bertemu Gubernur Banten Ratut Atut Chosiyah di Singapura. Akil berdalih pergi ke Singapura untuk kepentingan berobat.
"Saya pernah ketemu tapi di bandara, (karena) satu pesawat, saya ke Singapura kepentingan berobat," kata Akil saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Selatan, Kamis (24/4/2014).
Akil mengakui dalam pertemuannya di Singapura, Atut sempat menyinggung soal sengketa Pemilukada Banten. Saat itu persoalan Pemilukada Banten dipimpin oleh Mahfud MD sebagai Ketua Panel, serta Anwar Usman dan Maria Farida Indrati.
"Saya mengatakan saya tidak ingat persis karena belum ada perkara waktu itu masuk untuk Banten," tukasnya.
Dalam kasus ini, Wawan sudah mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) KPK, Jakarta. Akil sendiri sudah berstatus sebagai terdakwa.
(kur)