Romi akui resmi islah dengan SDA
Rabu, 23 April 2014 - 11:52 WIB
Romi akui resmi islah dengan SDA
A
A
A
Sindonews.com - Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PPP Romahurmuziy (Romi) mengaku telah terjadi kesepakatan damai (islah) antara dirinya dengan Ketua Umum Suryadharma Ali (SDA).
"Setelah sekian kali seruan saya sejak pekan lalu untuk terjadinya islah, alhamdulillah semalam telah terjadi pertemuan islah di hotel Parklane, Jakarta sekira pukul 21.00-23.30 WIB," ungkap Romi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (23/4/2014).
Bahkan, katanya, seruan islah telah lama dimintakan kepada kubu SDA. Menurutnya, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar kubunya pada Sabtu 19 April 2014 lalu merupakan bagian dari jalan islah.
"Namun sebagaimana diketahui, ternyata yang terjadi justru mengerasnya seluruh pihak, bahkan pada gilirannya pun kemudian saya diberhentikan," ujarnya.
Atas konflik yang terjadi di elite PPP, lanjut Romi, dirinya pun sudah meminta kepada Ketua Majelis Syariah Maimun Zubair agar turun langsung menyelesaikan konflik. Hal itu pun ditindaklanjuti 'Mbah Maimun' dengan keluarnya Fatwa islah dan kebijakan partai dikembalikan pada hasil Rapimnas di Bandung.
Melalui fatwa yang dibacakan kembali saat pertemuan Islah semalam, ia mengaku semua pihak yang bertikai dimintai pendapatnya. Katanya, hasilnya pun semua pihak menerima.
"Alhamdulillah semua menerimanya. Bagi saya, karena PPP didirikan oleh para ulama dan Mbah Moen adalah ulama partai yang tertinggi, tidak ada kata lain kecuali sam'an wa tho'atan, saya dengar dan saya patuhi," tuturnya.
Saat islah itu, selain menghadirkan beberapa petinggi elite PPP seperti SDA, Romi, Waketum Hasrul Azwar dan Lukman Saifudin serta Ketua Majelis Pertimbangan DPP KH Zarkasih Nur. Pertemuan islah langsung dipimpin Ketua Majelis Syariah DPP KH Maimun Zubair.
Romi menambahkan, untuk menyikapi hasil islah tersebut, pihaknya mengusulkan konsolidasi organisasi partai melalui forum Mukernas yang akan dilaksanakan mulai hari ini, di Bogor, Jawa Barat.
"Setelah sekian kali seruan saya sejak pekan lalu untuk terjadinya islah, alhamdulillah semalam telah terjadi pertemuan islah di hotel Parklane, Jakarta sekira pukul 21.00-23.30 WIB," ungkap Romi kepada wartawan di Jakarta, Rabu (23/4/2014).
Bahkan, katanya, seruan islah telah lama dimintakan kepada kubu SDA. Menurutnya, Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang digelar kubunya pada Sabtu 19 April 2014 lalu merupakan bagian dari jalan islah.
"Namun sebagaimana diketahui, ternyata yang terjadi justru mengerasnya seluruh pihak, bahkan pada gilirannya pun kemudian saya diberhentikan," ujarnya.
Atas konflik yang terjadi di elite PPP, lanjut Romi, dirinya pun sudah meminta kepada Ketua Majelis Syariah Maimun Zubair agar turun langsung menyelesaikan konflik. Hal itu pun ditindaklanjuti 'Mbah Maimun' dengan keluarnya Fatwa islah dan kebijakan partai dikembalikan pada hasil Rapimnas di Bandung.
Melalui fatwa yang dibacakan kembali saat pertemuan Islah semalam, ia mengaku semua pihak yang bertikai dimintai pendapatnya. Katanya, hasilnya pun semua pihak menerima.
"Alhamdulillah semua menerimanya. Bagi saya, karena PPP didirikan oleh para ulama dan Mbah Moen adalah ulama partai yang tertinggi, tidak ada kata lain kecuali sam'an wa tho'atan, saya dengar dan saya patuhi," tuturnya.
Saat islah itu, selain menghadirkan beberapa petinggi elite PPP seperti SDA, Romi, Waketum Hasrul Azwar dan Lukman Saifudin serta Ketua Majelis Pertimbangan DPP KH Zarkasih Nur. Pertemuan islah langsung dipimpin Ketua Majelis Syariah DPP KH Maimun Zubair.
Romi menambahkan, untuk menyikapi hasil islah tersebut, pihaknya mengusulkan konsolidasi organisasi partai melalui forum Mukernas yang akan dilaksanakan mulai hari ini, di Bogor, Jawa Barat.
(kri)