Jokowi di soal UN, Kemendikbud harus tanggung jawab

Selasa, 15 April 2014 - 17:37 WIB
Jokowi di soal UN, Kemendikbud...
Jokowi di soal UN, Kemendikbud harus tanggung jawab
A A A
Sindonews.com - Praktisi pendidikan menyesalkan sikap dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) M Nuh yang tidak segera menjelaskan kenapa ada nama calon presiden (Capres) dari PDIP Joko Widodo muncul dalam soal Ujian Nasional (UN) tersebut.

Dekan Fakultas Kejuruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo, Jawa Tengah Furqon Hidayahtullah mengatakan, Mendikbud terlihat kesulitan menjawab mengapa nama Jokowi bisa muncul di soal UN. Padahal, pembuatan soal UN melalui standar khusus dan tidak sembarangan.

"Karena filter ada di Kemendikbud sebelum soal itu dilepas. Jadi Mendikbud wajib menerangkan. Sangat kelihatan sekali bila Mendikbud sangat kebingungan sekali untuk menjawab, kenapa nama Jokowi ada di soal itu. Jika saya boleh menyarankan tim melihat kira-kira mana relevansinya dalam pendidikan ini apa," ujar Furqon saat ditemui di Kampus FKIP, Solo, Jawa Tengah, Selasa (15/4/2014).

Menurut Furqon, seharusnya sebagai orang yang paling bertanggung jawab di dalam dunia pendidikan, Mendikbud tidak boleh lambat dalam memberikan penjelasan ke publik menyusul munculnya nama Jokowi dalam soal UN.

Apalagi saat ini situasi politik menjelang Pilpres cukup tinggi tensinya. Lambatnya Mendiknas menjelaskan ke publik kenapa nama Jokowi bisa muncul dalam soal UN, lanjutnya, bisa memicu munculnya penafsiran ganda di masyarakat luas.

"Justru karena sekarang dimunculkan begini. Jadi semua orang bisa tahu. Bisa positif atau negatif. Kalau melihatnya dari segi positif pas kalau dimasukkan di situ. Bagi yang tidak setuju ya bukan waktunya kan begitu," paparnya.

Saat ditanya apakah ada suatu kesengajaan dari pihak tertentu memunculkan nama Jokowi dalam soal UN tersebut, Furqon menambahkan jawaban tersebut tergantung dari sudut mana melihatnya. Sebagai praktisi di dunia pendidikan, Furqon belum melihat adanya kampanye terselubung.

Hanya saja, waktu pemilihan saja yang kurang sesuai. Semisal nama Jokowi tersebut muncul setelah Pilpres, sudah pasti tidak akan menjadi masalah.

"Tapi ini muncul sebelum Pilpres dan akibatnya dunia pendidikan terseret ke dunia politik. Dan Mendikbud harus segera menjawabnya. Tidak boleh ditunda. Publikasi itu biayanya tinggi. Namun jika terlambat sedetik saja mengeluarkannya akan jadi sia-sia tidak ada gunanya. Kalau ada klarifikasi kan masalah selesai," tutupnya.

Baca berita:
Soal 'UN Jokowi', pengawasan Kemendikbud dipertanyakan
(kri)
Berita Terkait
UN Ditiadakan, PPDB...
UN Ditiadakan, PPDB Jateng Tahun Ini Gunakan Nilai Rapor
Pemerintah Pertimbangkan...
Pemerintah Pertimbangkan Diadakannya Kembali Ujian Nasional
Menggagas Pengganti...
Menggagas Pengganti Terbaik UN
UN Kembali Ditiadakan,...
UN Kembali Ditiadakan, Penilaian Kelulusan Siswa Kewenangan Sekolah
Kabar UN Mau Diberlakukan...
Kabar UN Mau Diberlakukan Lagi Tahun Depan, Mendikdasmen Bilang Begini
Inilah 5 Negara Tanpa...
Inilah 5 Negara Tanpa Ujian Nasional
Berita Terkini
Cerita Prabowo tentang...
Cerita Prabowo tentang 2 Angka Keberuntungan di Hidupnya: 8 dan 13 Selalu Muncul
Pesantren dan AI, Cucun...
Pesantren dan AI, Cucun Tekankan Pentingnya Etika serta Nilai Keagamaan dalam Teknologi
Partai Perindo Minta...
Partai Perindo Minta Presiden Prabowo Perkuat Demokrasi melalui Revisi UU Pemilu
Pengamat: Seskab Teddy...
Pengamat: Seskab Teddy Punya Kapasitas untuk Dipercaya Presiden Prabowo
Seleksi Hakim Agung...
Seleksi Hakim Agung 2026 Berlanjut, 36 Kandidat Jalani Penelusuran Rekam Jejak
Roy Suryo Sentil Rismon...
Roy Suryo Sentil Rismon Sianipar yang Ungkit Lagi Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah
Infografis
Daftar Skuad Timnas...
Daftar Skuad Timnas Mesir di Piala Dunia 2026, Mohamed Salah Ujung Tombak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved